Terungkap di Persidangan, Uang Fee Miliaran Bupati HSU Nonaktif Dikemas dalam Kardus

Antara · Senin, 09 Mei 2022 - 22:48:00 WITA
Terungkap di Persidangan, Uang Fee Miliaran Bupati HSU Nonaktif Dikemas dalam Kardus
Sidang perkara korupsi terdakwa Bupati HSU nonaktif Abdul Wahid digelar di Pengadilan Tipikor Banjarmasin, Senin (9/5/2022). (ANTARA/Firman)

BANJARMASIN, iNews.id - Uang fee miliaran rupiah dalam proyek Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Pertanahan (PUPRP) Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), Kalimantan Selatan untuk Bupati nonaktif Abdul Wahid dikemas dalam kardus, kantong plastik hingga tas purun. Jumlahnya mencapai miliaran rupiah. 

Hal tersebut diungkapkan saksi Abdul Latif dalam fakta persidangan perkara dugaan pidana korupsi dan pencucian uang dengan terdakwa Abdul Wahid di Pengadilan Tipikor Banjarmasin, Senin (9/5/2022).

Ketua Majelis Hakim Yusriansyah mencecarnya terkait teknis penyerahan uang fee kepada terdakwa melalui dirinya selaku ajudan. Dia mengaku tidak melihat langsung wujud uang yang disetorkan lantaran selalu dikemas dalam kardus, kantong plastik atau tas purun.

"Saya langsung menyerahkan kepada terdakwa. Kalau beliau tidak ada di tempat saya letakkan di meja ruang kerja," ujar Abdul Latif.

Sementara saksi lain, Kasi Jembatan Bidang Binamarga Dinas PUPRP HSU Marwoto menyebut selama tahun 2019 dia mengetahui dan membuat catatan ada dana fee Rp4,6 miliar lebih terkumpul.

Kemudian tahun 2020 senilai Rp12 miliar lebih dan tahun 2021 mencapai Rp1,8 miliar lebih dari para kontraktor Bidang Binamarga.

"Uang-nya itu diserahkan rekanan langsung ke ajudan bupati tidak melalui saya," ujar Marwoto yang menjadi salah satu orang dipercaya terdakwa untuk mengkoordinir pengumpulan uang fee dari para kontraktor pemenang lelang pekerjaan Bidang Binamarga Dinas PUPRP HSU.

Selanjutnya Kabid Binamarga HSU Rahmani Noor dan Kabid Cipta Karya HSU Abraham Radi mengaku ada permintaan besaran fee 13 persen yang diminta terdakwa untuk proyek yang dikerjakan.

Editor : Donald Karouw

Halaman : 1 2

Bagikan Artikel: