Warga Banjarmasin Diizinkan Tabkiran di Masjid

Antara ยท Sabtu, 23 Mei 2020 - 08:25 WIB
Warga Banjarmasin Diizinkan Tabkiran di Masjid
Ilustrasi, warga menggelar takbir di malam Idul Fitri. (Foto: Antara).

BANJARMASIN, iNews.id - Wali Kota Banjarmasin Kalimantan Selatan Ibnu Sina memperbolehkan masjid dan tempat ibadah lainnya mengumandangkan takbiran malam Idul Fitri 1441 Hijriah. Syaratnya, masjid harus melakukan pembatasan pengunjung sesuai protokol kesehatan untuk terhindar dari penularan virus Covid-19.

"Silahkan untuk melakukan takbiran di masjid maupun di langgar atau mushala bubuhan pian, tapi jangan banyak-banyak orangnya, dan jangan melakukan konvoi atau takbiran ke jalan-jalan," ujarnya, Jumat (22/5/2020).

Dia meminta masyarakat dalam merayakan Hari Raya Idul Fitri pada Minggu (24/5/2020) tidak mengumpulkan orang banyak di tempat ibadah. Konvoi juga dilarang, melihat Banjarmasin masih penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) hingga 31 Mei 2020.

"Para kaum atau pengelola masjid atau mushala silahkan menggaungkan takbiran, supaya suasana Idul Fitri ada terasa," ucapnya.

Untuk salat Idul Fitri, dia meminta semua masyarakat mematuhi sesuai arahan dari Majelis Ulama Indonesia. Berjamaah diperbolehkan, hanya di daerah zona hijau. Tidak disarankan di zona merah. Sebagaimana di ketahui, Banjarmasin masuk zona merah, hingga tidak disarankan untuk menggelar salat Idul Fitri berjamaah baik di masjid maupun di lapangan.

"Kita minta Shalat Idul Fitri di rumah saja, karena sudah ada panduannya yang dikeluarkan MUI," katanya.


Editor : Nani Suherni