Senjata Sakti Suku Dayak yang Mematikan selain Mandau

Nani Suherni · Selasa, 26 Juli 2022 - 12:47:00 WITA
Senjata Sakti Suku Dayak yang Mematikan selain Mandau
Peserta lomba manyipet kategori putra (Foto: Dok MMC Kalteng)

JAKARTA, iNews.id -  Suku-suku yang ada di Indonesia punya sejumlah tradisi yang masih bertahan hingga saat ini. Salah satunya tradisi sipet atau sumpit yang kerap digunakan suku Dayak di kawasan Kalimantan.

Awalnya, sipet atau sumpit disebut damek. Senjata ini digunakan untuk berburu hewan liar atau hewan untuk di makan.  Berdasarkan cerita turun-temurun, sipet itu menjadi senjata khas Dayak saat terjadinya pertempuran selain tombak (Lunju) dan Mandau.

Bentuk sumpit boleh bisa dibilang cukup sederhana. Dikutip dari InfoPublik, senjata ini terdiri atas batang atau badan sumpit itu sendiri. Batang sumpit biasanya menggunakan kayu tampang, ulin, tabalien, plepek, dan kayu resak.

Batang ini dibentuk seperti pipa. Panjangnya berkisar 1,5 hingga 2 meter. Kemudian bagian tengah dilubangi sekitar 1 sentimeter.

Saat zaman penjajahan, sumpit ini merupakan senjata andalan suku Dayak untuk melumpuhkan musuh. Senjata ini sangat ditakuti tentara penjajah. Sebab jika terkena anak sumpit, musuh akan merasakan tersiksa sebelum akhirnya tewas.

Editor : Nani Suherni

Halaman : 1 2 3

Bagikan Artikel: