5 Pemilik Pangkalan Nakal Langgar Aturan HET, 4.717 Tabung Elpiji Disita

Antara · Jumat, 13 November 2020 - 09:32:00 WITA
5 Pemilik Pangkalan Nakal Langgar Aturan HET, 4.717 Tabung Elpiji Disita
Kapolda Kalsel Irjen Nico Afinta saat menujukan barang bukti. (Foto Antara).

BANJARMASIN, iNews.id - Sebanyak 15 orang pemilik pangkalan di Kalimantan Selatan nakal menjual gas bersubsidi diatas Harga Eceran Tertinggi (HET). Akibatnya Polda Kalsel menyita 4.717 tabung elpiji 3 kilogram.

"Ini hasil penindakan periode Januari hingga November 2020 dengan target pangkalan elpiji yang melanggar aturan HET," kata Kapolda Kalsel Irjen Pol Nico Afinta di Banjarmasin, Kamis (12/11/2020)..

Nico mengatakan penindakan pangkalan elpiji menindaklanjuti keluhan masyarakat yang kerap kesulitan mendapatkan tabung gas 3 kilogram bersubsidi. Selain itu harga gas mahal jauh di atas HET Rp17.500 sesuai Surat Keputusan Gubernur Kalimantan Selatan.

"Penjualan di atas HET ini jadi modus operandi pangkalan nakal yang ingin mendapatkan keuntungan berlipat ganda. Padahal dengan menjual sesuai HET pun mereka sudah mendapatkan untung," kata Nico.

Untuk itulah, dia mewanti-wanti pangkalan agar tidak lagi menjual tabung elpiji 3 kilogram di luar ketentuan agar masyarakat tidak dirugikan.

Begitu juga pembelinya, ditekankan Kapolda sesuai ketentuan yakni hanya untuk kebutuhan rumah tangga dan usaha kecil, bukan pelaku usaha besar yang seharusnya tidak berhak menggunakan elpiji bersubsidi tersebut.

"Kami selalu berkoordinasi dengan Pertamina agar penyaluran elpiji ini sesuai ketentuan sehingga masyarakat mendapatkannya dengan mudah dan harga murah sebagaimana ketentuan HET," kata Kapolda.

Editor : Faieq Hidayat

Halaman : 1 2