Bupati Hulu Sungai Utara (HSU) nonaktif Abdul Wahid (Foto: Antara)
M Achyar

BANJARMASIN, iNews.id - Bupati Hulu Sungai Utara (HSU) nonaktif Abdul Wahid menjalani sidang dakwaan perdana di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Negeri Banjarmasin, Senin (11/4/2022). Abdul Wahid sebelumnya terjerat dugaan kasus korupsi pengadaan barang dan jasa.

Dalam dakwaannya, Abdul Wahid didakwa pasal berlapis tindak pidana korupsi dan tindak pidana pencucian uang. Dari pantauan iNews, jalannya persidangan ini dikawal ketat oleh anggota polisi bersenjata lengkap.

Sebelumnya, Abdul Wahid disangkakan atas kasus suap dan gratifikasi terkait pengadaan barang dan jasa di HSU periode 2021-2022 dengan kerugian negara Rp31,7 miliar.

Perkara ini berawal dari operasi tangkap tangan oleh tim KPK pada September 2021. Dalam kasus ini KPK juga menetapkan beberapa orang tersangka yaitu Plt Kadis Dinas PUPR HSU, Direktur CV Hanamas dan Direktur CV Kalpataru.


Editor : Nani Suherni

BERITA TERKAIT