Selidiki Gejolak Harga Gas Elpiji, Kapolda Kalsel: Jangan Sampai Rakyat Menjerit

Antara · Jumat, 18 September 2020 - 09:17:00 WITA
Selidiki Gejolak Harga Gas Elpiji, Kapolda Kalsel: Jangan Sampai Rakyat Menjerit
Kapolda Kalsel Irjen Pol Nico Afinta. (Foto Antara).

BANJARMASIN, iNews.id - Polda Kalimantan Selatan menurunkan tim untuk menyelidiki gejolak kebutuhan tabung gas elpiji 3 kilogram. Sebab saat ini banyak masyarakat mengeluhkan gas elpiji karena sulit didapat dan harganya melambung tinggi.

"Jangan sampai rakyat menjerit. Kita harus pastikan apa yang sebenarnya terjadi. Kalau memang ada yang bermain segera diproses secara hukum," kata Kapolda Kalsel Irjen Pol Nico Afinta di Banjarmasin, Kamis (17/9/2020).

Untuk itu, dia memerintahkan Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Kalsel dan Polres jajaran segera melakukan pengecekan di lapangan.

"Segera koordinasi dengan Pertamina jumlah yang didistribusikan apakah sesuai kebutuhan masyarakat. Kalau distribusi sudah lancar dan sesuai maka cek dimana mekanisme distribusi yang terhambat atau mungkin ada oknum bermain seperti menimbun dan sebagainya," kata dia.

Diketahui pangkalan LPG 3 kg menjual harga sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET) yaitu Rp17.500. Warga yang berhak mendapatkannya dijatah hanya bagi pemegang kartu atau warga setempat sesuai domisili terdekat dari pangkalan.

Namun kenyataannya, banyak masyarakat mengeluh tidak bisa membelinya di pangkalan meski warga sekitar. Warga mencurigai ada permainan oknum pangkalan yang menjual ke pengecer dengan harga tertentu untuk mengeruk keuntungan berlipat ganda.


Editor : Faieq Hidayat