Pulihkan Ekonomi, Pemerintah Pusat Gelontorkan Rp13,4 Miliar untuk Banjarmasin

Antara ยท Rabu, 29 Juli 2020 - 09:44 WIB
Pulihkan Ekonomi, Pemerintah Pusat Gelontorkan Rp13,4 Miliar untuk Banjarmasin
Ilustrasi anggaran. (Foto: Istimewa)

BANJARMASIN, iNews.id - Pemerintah pusat mengalokasikan dana sebesar Rp13,4 miliar untuk pemulihan ekonomi Kota Banjarmasin saat Covid-19. Dana tersebut masuk melalui dana insentif daerah (DID) tambahan.

Kepala Badan Keuangan Daerah Kota Banjarmasin, Subhan Nor Yaumil mengatakan DID tambahan dimanfaatkan sebagai dana stimulus untuk membantu usaha mikro, kecil, dan menengah maupun sektor pariwisata yang terdampak Covid-19. Dengan dana tersebut, diharapkan ekonomi Kota Banjarmasin bisa bangkit.

“Pemanfaatan dana tersebut, antara lain untuk UMKM garrmen yang selama ini mendadak sepi order karena Covid-19 dan beberapa sektor lainnya,” katanya, Selasa (28/7/2020).

Pemerintah Kota (Pemkot) Banjarmasin akan memberikan stimulus permodalan. Tujuannya agar para penjahit memproduksi masker kain. Hasilnya akan dibeli oleh pemerintah untuk dibagikan kepada warga.

Sebelumnya, Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina mengaku optimistis masa pandemi Covid-19 akan segera terlewati, walaupun perlu waktu dan kedisiplinan. Apalagi, saat ini Banjarmasin terdapat enam dari 52 kelurahan yang ada sudah memasuki zona hijau.

"Dengan asumsi, satu pekan ini sudah tidak ada lagi penambahan kasus. Untuk kasus lama itu sudah sembuh. Itu indikatornya," ujarnya.

Dia juga mengatakan, Covid-19 telah berdampak besar pada sektor pariwisata dan hotel.

"Segala sesuatu pasti ada ujungnya, semoga badai ini cepat berlalu, dan dunia pariwisata kembali menjadi primadona seperti sebelum Covid-19," katanya.

Dia juga berharap, pembangunan insfratruktur dan persiapan terkait dengan objek wisata bisa segera dipersiapkan. Di antaranya dukungan sistemnya, baik dari aspek sumber daya pariwisata serta seluruh pihak terkait.

"Banyak yang ingin datang ke Banjarmasin, apalagi setelah launching agenda event di Bali kemarin. Itulah yang membuat mereka ingin sekali ke Banjarmasin. Tapi karena kondisi sekarang, akhirnya semua itu tertunda," katanya.


Editor : Umaya Khusniah