get app
inews
Aa Text
Read Next : Jalur Pantai Drini Gunungkidul Macet 3 Km pada Libur Nataru, Petugas Terapkan Sistem Satu Arah

PPKM Level 3 saat Nataru Batal, Pemprov Kalsel Tetap Terapkan Pengetatan Aturan

Senin, 13 Desember 2021 - 12:11:00 WITA
PPKM Level 3 saat Nataru Batal, Pemprov Kalsel Tetap Terapkan Pengetatan Aturan
Kepala Dinas Kesehatan Kalsel, Muhammad Muslim, Senin (13/12/2021). (Foto: dok MC Kalsel/tgh)

BANJARMASIN, iNews.id - Kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3 selama periode Natal dan Tahun Baru batal dilaksanakan secara serentak di Indonesia. Namun, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) tetap menerapkan pengetatan aturan. 

“Jadi Pemerintah Republik Indonesia resmi membatalkan penerapan PPKM level 3 di seluruh Indonesia dengan berbagai pertimbangan menjadi latar belakang pemerintah pusat membatalkan wacana tersebut,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kalsel, Muhammad Muslim, dikutip portal resmi Pemprov Kalsel, Senin (13/12/2021).

Menurutnya pembatalan PPKM level 3 dikarenakan penanganan Covid-19 di Indonesia menunjukkan tren positif dan belum ada lonjakan kasus secara signifikan. Bahkan angka kasus konfirmasi Covid-19 harian stabil di bawah angka 400 dan capaian vaksinasi dosis pertama di Pulau Jawa-Bali sudah mencapai 76 persen dan dosis kedua mendekati 56 persen.

“Dengan keluarnya pembatalan tersebut bukan berarti tidak ada pembatasan aktivitas masyarakat selama natal dan tahun baru. Tapi tetap ada pembatasan dan tetap protokol kesehatan harus diperhatikan,” katanya.

Dia menegaskan meski tidak ada penyekatan selama perjalanan, namun pengawasan di lapangan tetap dilaksanakan serta tetap dilakukan pembatasan. Salah satunya pelarangan seluruh jenis perayaan tahun baru di hotel, pusat perbelanjaan, mal, tempat wisata, dan tempat keramaian umum lainnya.

Editor: Nani Suherni

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya

iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut