Pemerintah Diminta Fasilitasi Mudik Virtual Bebas Pulsa sebagai Kompensasi Larangan Mudik

Antara · Senin, 26 April 2021 - 09:26:00 WITA
Pemerintah Diminta Fasilitasi Mudik Virtual Bebas Pulsa sebagai Kompensasi Larangan Mudik
Ilustrasi larangan mudik

BANJARMASIN, iNews.id - Anggota Tim Pakar Universitas Lambung Mangkurat (ULM) untuk Percepatan Penanganan Covid-19 Nasrullah menyarankan pemerintah bisa memfasilitasi mudik virtual dengan ketentuan bebas pulsa. Ini sebagai kompensasi larangan mudik Lebaran Idul Fitri tahun ini.

"Pemerintah dapat bekerja sama dengan para provider layanan telekomunikasi untuk dapat lebih mempermudah akses dengan biaya minimum bahkan akan sangat diapresiasi jika masyarakat bisa mendapatkan bebas biaya pulsa atau bebas biaya kouta," kata Nasrullah, Minggu (25/4/2021).

Menurut Nasrullah, jika hal itu terealisasi maka momentum Lebaran tidak hanya berisi larangan mudik dari pemerintah, tapi disertai sifat akomodatif pemerintah.

"Jika tak bisa mudik dengan fisik, mudik virtual pun jadi yang dapat mengobati kerinduan masyarakat terhadap sanak saudara dan keluarganya di kampung halamanc," tutur jebolan Universitas Gadjah Mada Yogyakarta ini.

Nasrullah juga mengharapkan komunikasi yang lebih baik dan humanis dalam kaitan pemerintah memberikan penjelasan bahwa larangan mudik semata-mata ikhtiar untuk menekan penyebaran Covid-19. Alasannya melakukan perjalanan dari satu tempat ke daerah lain yang mungkin berada dalam zona tidak aman akan cenderung meningkatkan peluang penyebaran Covid-19.

Editor : Nani Suherni

Halaman : 1 2

Bagikan Artikel: