Gelar Salat Gerhana, Umat Berdoa Pandemi Covid-19 Berakhir

Deny M Yunus ยท Minggu, 21 Juni 2020 - 21:45 WITA
Gelar Salat Gerhana, Umat Berdoa Pandemi Covid-19 Berakhir
Salat gerhana matahari di Masjid Raya Sabilal Muhtadin, Banjarmasin, mengikuti protokol kesehatan,.

BANJARMASIN, iNews.id - Fenomena gerhana matahari cincin kembali terjadi dan melintasi beberapa wilayah Indonesia, termasuk di Kalsel, Minggu (21/6/2020) sore. Adanya fenomena alam tersebut, Kanwil Kementerian Agama (Kemenag) Kalsel menggelar salat gerhana matahari di Masjid Raya Sabilal Muhtadin.

Kakanwil Kemenag Kalsel, Noor Fahmi menjelaskan bahwa masyarakat di Bumi Lambung Mangkurat dapat mengamati gerhana matahari dengan sejumlah makna, salah satunya memperbanyak istighfar.

“Kita harap masyarakat memperbanyak istighfar, takbir, sedekah,” ujar Fahmi.

Selain itu Fahmi juga berharap dengan pelaksanaan salat gerhana kondisi pandemi Covid-19 yang masih terjadi, segara berakhir.

“Semoga wabah corona ini segera berakhir dan yang masih terbaring sakit akibat corona segera disembuhkan oleh Allah SWT,” kata Fahmi.

Doa yang sama juga diucapkan seorang jamaah, Achmad Jaderi. Warga Banjarmasin ini mengaku ikut salat gerhana sebagai bentuk mengagumi kuasa Allah SWT. “Saya dapat informasi dari media sosial. Karena ini sebuah kebesaran Allah SWT, saya memutuskan ikut salat,” ujar Achmad.

Pantauan di lapangan, pelaksanaan salat gerhana mengikuti protokol kesehatan. Jamaah yang ikut salat diminta berwudhu dari rumah dan membawa sajadah sendiri.

Kemudian, saat memasuki masjid, petugas memeriksa suhu tubuh jamaah. Baik laki-laki maupun perempuan, tak terkecuali anak-anak.

Saat pelaksanaan salat yang diawal salar Azhar, jamaah diminta jaga jarak sesuai pengaturan shaf.

Fenomena gerhana matahari cincin ini terjadi pada pukul 16.25 WITA dan berakhir 17.11 WITA. Namun, karena cuaca sedang mendung dan langit seluruh wilayah ditutupi awan, gerhana matahari tidak terlihat.


Editor : Abay Fadillah Akbar