Berbatasan dengan IKN, Kalsel Berpotensi Tingkatkan Investasi

Nani Suherni · Kamis, 09 Desember 2021 - 09:23:00 WITA
Berbatasan dengan IKN, Kalsel Berpotensi Tingkatkan Investasi
Tangkapan layar webinar Ekonomi Kalimantan 2022 bertema “Menakar Peluang Investasi di Kalimantan”, Rabu (8/12/2021). (Foto: Dok MC Kalsel/Fuz)

BANJARMASIN, iNews.id - Kalimantan Selatan berpotensi meningkatan investasi di tahun 2022. Hal ini karena Kalsel berbatasan dengan ibu kota negara (IKN) baru.

Dalam Webinar Ekonomi Kalimantan 2022 bertema “Menakar Peluang Investasi di Kalimantan”, dibahas perkembangan terkini perekonomian, kebijakan, serta penguatan sinergi dan koordinasi kebijakan lintas sektor. Dalam kegiatan tersebut menghadirkan Deputi Bidang Perencanaan Penanaman Modal Kementerian Investasi, Gubernur Kalsel dan Gubernur Kalimantan Timur, serta Ekonom Senior CORE Indonesia.

“Topik yang diangkat pada event hari ini bagi kami sangat positif, paling tidak mencerminkan dua pesan penting, pertama adalah pentingnya reformasi struktural dan kedua adalah pentingnya sustainabilitas pertumbuhan,” ujar Deputi Gubernur Bank Indonesia, Dody Budi Waluyo, dikutip dari portal resmi Pemprov Kalsel, Kamis (9/12/2021).

Sementara itu, Deputi Bidang Ekonomi Bappenas, Amalia Adiningrat Widyasanti, mengatakan Kalsel bersama Kalimantan Timur (Kaltim) berstatus hijau untuk capaian Indeks Pembangunan Ekonomi Inklusif (IPEI).

“Pertumbuhan ekonomi kita diharapkan tidak sekedar hanya tumbuh tinggi, tetapi kita juga harus tumbuh secara inklusif dan berkelanjutan, pertumbuhan ekonomi inklusif di Kalimantan, Kalsel dan Kaltim berwarna hijau muda, Kalteng dan Kaltara berwarna krem dan Kalbar berwarna merah,” kata Amalia.

Jika dibandingkan dengan 34 provinsi di Indonesia, Amalia mengatakan Kalsel dan Kaltim berada di posisi 10 teratas. Hal ini sekaligus menunjukan masih ada kesenjangan pembangunan antar provinsi di Kalimantan.

“Ini mungkin yang perlu menjadi perhatian kita dan tentunya investasi akan menjadi salah satu pemicu untuk bagaimana kita bisa memeratakan pembangunan di Kalimantan termasuk untuk mendukung pembangunan ekonomi yang lebih inklusif,” kata Amalia.

Hadir sebagai narasumber, Sekretaris Daerah Kalsel, Roy Rizali Anwar, mewakili Gubernur Kalsel mengatakan pemprov mengupayakan sejumlah strategi untuk meningkatkan investasi.

Editor : Nani Suherni

Halaman : 1 2

Follow Berita iNewsKalsel di Google News

Bagikan Artikel: