1.000 Orang Gabung ISIS di Timur Tengah, 686 di Antaranya Asal Indonesia

Riezky Maulana ยท Senin, 17 Agustus 2020 - 17:53:00 WITA
1.000 Orang Gabung ISIS di Timur Tengah, 686 di Antaranya Asal Indonesia
Danjen Kopassus Mayjen TNI I Nyoman Cantiasa memimpin sertijab sejumlah pejabat teras Korps Baret Merah di Balai Komando Kopassus, Jakarta, Sabtu (27/6/2020). (Foto: Penerangan Kopassus).

JAKARTA, iNews.id – Komandan Jenderal Komando Pasukan Khusus (Danjen Kopassus) Mayjen TNI I Nyoman Cantiasa mengungkap 1.000 orang dari Asia Tenggara bergabung dengan kelompok radikal ISIS. Dari jumlah tersebut, 686 orang di antaranya berasal dari Indonesia

"Ada sekitar 41.000 pelaku terorisme di sana, mereka terdesak, tertawan dan 1.000 orang (dari mereka) dari Asia Tenggara. Setelah kita bedah lagi, dari 1.000 anggota kelompok ISIS yang ada, ternyata ada 686 hasil data informasi intelejen itu berasal dari Indonesia," kata Cantiasa dalam podcast bertajuk "Penanganan Terorisme di Mata Danjen Kopassus" yang diunggah Puspen TNI, Senin (17/8/2020).

Jenderal peraih Adhi Makayasa Akmil 1990 ini mengatakan, terorisme juga berkembang seperti kelompok Mujahidin Indonesia Timur (MIT) di Poso, Sulawesi Tengah. Kelompok tersebut pimpinan Ali Kelora melakukan hit and run dalam beraksi.

Salah satu aksi kelompok terorisme ini yaitu menyandera masyarakat saat butuh logistik. Bahkan mereka juga tidak segan membunuh korban, seperti terjadi baru-baru ini yang menimpa seorang petani.


Editor : Faieq Hidayat