BSKDN Kemendagri menggelar Evaluasi dan Penguatan Inovasi Daerah di Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan, Senin (14/4/2026). (Foto: ist)

Fokus ke depan, menurut Yusharto, harus bergeser dari sekadar kuantitas (jumlah inovasi) menuju penguatan kualitas dan dampak nyata. Ia juga menekankan pentingnya dukungan regulasi, seperti pembentukan peraturan daerah (Perda) tentang inovasi, guna memberikan kepastian hukum bagi pelaksana di lapangan. 

BSKDN mengingatkan pentingnya fungsi monitoring dan evaluasi (monev) secara rutin. Tanpa evaluasi yang ketat, inovasi dikhawatirkan tidak akan berlanjut atau berhenti di tengah jalan. 

"Tanpa monitoring dan evaluasi yang kuat, inovasi berpotensi tidak berkelanjutan. Karena itu, penguatan basis data menjadi fondasi krusial dalam merumuskan kebijakan yang berkelanjutan," katanya.


Editor : Kastolani Marzuki

Sebelumnya
Halaman :
1 2

BERITA POPULER
+
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network