Ridho Sholihin menyatakan, tim SDA Dinas PUPRP Tanh Laut (Tala) dan Balai Wilayah Sungai (BWS) Kalimantan III telah meninjau lokasi pendangkalan.
"Kami sudah berbicara dengan perwakilan nelayan dan mencarikan solusi agar kapal besar dapat melintasi muara sungai. Rencananya untuk jangka pendek bidang SDA Dinas PUPRP Tanah Laut akan melakukan penyedotan pasir untuk memperlebar alur agar kapal nelayan dapat melintasi," ujar Ridho Sholihin.
Sementara itu, tutur Ridho Sholihin, rencana jangka panjang, Dinas PUPRP Tanah Laut berkordinasi dengan BWS Kalimantan III sebab pendangkalan Muara Sungai Swarangan terjadi setiap musim kemarau panjang.
Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait