Tim Pemburu Koruptor hingga Aset Segera Diaktifkan Kembali

Riezky Maulana ยท Selasa, 14 Juli 2020 - 12:38 WITA
Tim Pemburu Koruptor hingga Aset Segera Diaktifkan Kembali
Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam), Mahfud MD. (Foto: BNPB).

JAKARTA, iNews.id - Tim pemburu koruptor hingga aset akan segera diaktifkan kembali oleh pemerintah. Kebijakan tersebut akan tertuang dalam Intruksi Presiden (Inpres).

"Keputusan tentang pengaktifan kembali tim pemburu koruptor, pemburu aset, pemburu tersangka, pemburu terpidana dalam tindak pidana yang melarikan diri atau yang bersembunyi atau yang disembunyikan sekarang terus berproses. Sekarang Inpres tentang tim pemburu sudah ada di tangan Kemenkopolhukam sehingga secepatnya nanti akan dibentuk tim itu," ucap Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD, Selasa (14/7/2020).

Mahfud memastikan, pembuatan Inpres tersebut melibatkan masukan dari masyarakat. Sebab tim pemburu tersebut membutuhkan kerja kolektif.

"Tentu dengan menampung masukan-masukan dari masyarakat. Karena ini memang perlu kerja bareng dan tidak boleh berebutan," ucapnya.

Dalam TPK tersebut, Mahfud menjelaskan, nantinya melibatkan Kejaksaan Agung (Agung) hingga Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

"Tim itu akan melibatkan Kejagung, Kepolisian Republik Indonesia, Kemenkumham, dan banyak lainnya. Kemendagri dilibatkan karena masuk dalam masalah kependudukan dan departemen-departemen teknis lainnya," ucapnya.

Dia memastikan pembentukan TPK tidak akan mengambil alih kerja daripada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Menurutnya, agar tugas dari masing-masing lembaga tidak bentrok, maka pemerintah akan terus berkoordinasi dengan KPK.

"KPK itu merupakan lembaga tersendiri. Yang diburu oleh KPK itu nanti dikoordinasikan tersendiri. Karena bagaimanapun KPK itu merupakan lembaga khusus di bidang pemberantasan korupsi dan mungkin sudah punya langkah-langkah sendiri dan akan kami koordinasikan," ujarnya.


Editor : Faieq Hidayat