Tes Swab Massal di Kalsel Dimulai 14 Agustus

Nani Suherni ยท Sabtu, 01 Agustus 2020 - 10:07 WIB
Tes Swab Massal di Kalsel Dimulai 14 Agustus
Wakil Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kalsel, Roy Rizali Anwar, saat mengikuti rapat perencanaan tes swab massal di Kalsel, Banjarbaru (Foto: Dok Humas Pemprov Kalsel)

BANJARMASIN, iNews.id - Tes swab massal di Provinsi Kalimantan Selatan akan dimulai pada 14 Agustus 2020. Rencananya ada 10.000 sampel swab yang akan diuji coba.

Wakil Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kalsel, Roy Rizali Anwar mengatakan, tes swab massal sebanyak 10.000 yang akan dilaksanakan di seluruh Kabupaten/Kota Kalsel. Ditargetkan 50 persen berhasil menemukan terkonfirmasi positif Covid-19.

Berdasarkan hasil rapat Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 di aula BPBD Provinsi Kalsel, direncanakan tes swab secara serentak dimulai pada 14 Juli mendatang.

“Bila keperluan logistik dan sumber daya sudah siap, maka test swab akan dilaksanakan mulai 14 Agustus 2020,” kata Wakil Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kalsel, Roy Rizali Anwar dilansir dari website resmi Pemprov Kalsel, Sabtu (1/8/2020).

Adapun sasaran yang akan dilakukan tes swab yakni orang kontak erat yang teridentifikasi. Dia pun mengharapkan dapat mendeteksi kasus positif Covid-19.

“Diharapkan dengan tes swab masif ini, dapat ditemukan yang terpapar Covid-19,” kata Roy.

Sementara itu, Koordinator Karantina Khusus Gugus Tugas Provinsi Kalsel, Sukamto mengatakan, untuk mengantisipasi terkonfirmasi positif saat hasil tes swab, semua kemampuan dan kapasitas di fasilitas kesehatan tersedia akan dioptimalkan. Pemprov Kalsel telah menyediakan enam tempat karantina khusus dengan kapasitas 949 tempat tidur.

“Selain itu karantina khusus di kabupaten/kota juga telah disiapkan untuk menampung lonjakan kasus positif akibat test swab,” kata Sukamto.

Untuk kapasitas karantina yang ada di kabupaten/kota diperkirakan mampu menampung 1017 terpapar Covid-19. Selain melakukan treatment melalui karantina khusus, sebagian terkonfirmasi positif akan dilakukan karantina secara mandiri dengan pantauan yang ketat melibatkan RT/RW.

“Bagi terkonfirmasi tanpa gejala dan bergejala ringan akan ditempatkan di karantina khusus dan karantina mandiri,” ucapnya.

Sementara untuk terkonfirmasi positif dengan komorbid akan diisolasi di rumah sakit rujukan maupun non rujukan yang memiliki ruang isolasi.


Editor : Nani Suherni