Stok Aman, 1.300 Ekor Hewan Kurban Tersedia di Banjarbaru

Antara ยท Minggu, 26 Juli 2020 - 10:15 WIB
Stok Aman, 1.300 Ekor Hewan Kurban Tersedia di Banjarbaru
Petugas memeriksa hewan kurban (Foto: iNews.id/Budi Utomo)

BANJARBARU, iNews.id - Stok hewan kurban baik sapi maupun kambing untuk Hari Raya Idul Adha 1441 Hijriah di Banjarbaru, Kalimantan Selatan mencukupi. Stok aman karena hewan kurban itu didatangkan dari luar pulau

Kepala Seksi Keswan dan Kesmavet Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan Banjarbaru Ratna Kusdewanti mengatakan, hewan kurban itu tersedia di kandang pedagang ternak skala besar.

"Stok hewan kurban baik sapi maupun kambing mencukupi. Jumlahnya kurang lebih 1.300 ekor dan sudah ada dikandang milik peternak skala besar yang didatangkan dari Provinsi NTB dan NTT," ujarnya, Minggu (26/7/2020).

Disebutkan, jumlah sapi di kandang pedagang skala besar yang terdata sebanyak 600 ekor milik peternak Syaifudin di Landasan Ulin Utara. Kemudian milik Noor Hamid di Syamsudin Noor sebanyak 500 ekor.

Kemudian, kandang Safrin di Kelurahan Loktabat Utara 700 ekor, kandang milik Darmaji Loktabat Selatan 50 ekor dan 50 ekor sapi kurban tersedia di kandang milik Hariri di Kelurahan Loktabat Selatan.

Sedangkan kambing kurban tersedia sebanyak 400 ekor di kandang Istana Kambing Imaroh di Landasan Ulin Tengah dan 150 ekor sudah siap dijual di kandang milik Hasan di Jalan Guntung Paring, Guntung Manggis.

"Pedagang menjual sapi-sapinya di kandang sehingga setiap pembeli bisa datang langsung bertransaksi dengan harga jual bervariasi dikisaran Rp13 juta hingga Rp20 juta menyesuaikan keuangan pembeli," katanya.

Menurut Ratna, meski stok cukup daya beli masyarakat kurang. Hal itu diperkirakan karena dampak pandemi Covid-19 sehingga menyebabkan penurunan niat masyarakat untuk berkurban tahun ini.

"Informasi Pak Safrin yang tahun lalu saat Idul Adha sapinya habis terjual 1.000 ekor, tahun ini jauh menurun karena baru terjual 250 ekor. Juga Pak Syaifudin yang sapinya baru terjual separuh dari stok," katanya.

Walaupun terjadi penurunan, pedagang tidak merugi. Sapi kurban yang tak terjual disembelih untuk memenuhi kebutuhan daging di sejumlah pasar di Banjarbaru maupun dijual keluar daerah.

"Jadi pedagang tidak rugi karena sapi yang belum terjual disembelih sesuai kebutuhan dan dagingnya dijual ke pedagang eceran yang menjualnya di pasar untuk memenuhi konsumsi daging masyarakat," katanya.


Editor : Nani Suherni