Petani Tapin Produksi Pakan Ternak dari Limbah Sawit, Hemat Pengeluaran hingga 40 Persen
Alasan berpindah ke solid sejak Februari lalu, karena biaya pakan menggunakan ampas tahu dinilai sudah tidak ekonomis ditambah sulit dicari di wilayah Kabupaten Tapin.
"Dulu ampas tahu cuma Rp25.00 per 20 kg. Sekarang, Rp40.000 per 20 kg dan itu pun sering kosong karena banyak yang berebut untuk pakan ternak. Bila menggunakan ampas tahu, sehari membutuhkan 20 kg untuk 25 ekor kambing," ujarnya.
Setelah merasakan manfaat dari solid, dia berencana terus berinovasi membuat pakan ternak alternatif untuk memenuhi kebutuhan nutrisi ternak.
"Apabila harga ampas tahu sudah turun dan mudah untuk didapatkan. Ke depan akan kita padukan dengan limbah sawit. Tidak hanya untuk ternak kambing, ikan pun juga bisa," ujarnya.
Saat ini, dia juga mencoba untuk mengkombinasikan maggot dan solid, untuk pakan di sektor perikanan.
"Kita coba buat pakan yang tidak kalah dari pakan olahan pabrikasi," ujarnya.
Editor: Nani Suherni