Perindo Pilih Martinus-Jaya di Pilwali Banjarbaru, PSI Dukung Iskandar-Irwansyah

Zainal Hakim ยท Jumat, 04 September 2020 - 21:34 WITA
Perindo Pilih Martinus-Jaya di Pilwali Banjarbaru, PSI Dukung Iskandar-Irwansyah
Duet Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Banjarbaru, Martinus-Darmawan Jaya yang didukung Partai Perindo. (Foto: Istimewa)

BANJARMASIN, iNews.id - Partai Perindo memberikan dukungan kepada duet Martinus-Darmawan Jaya Di Pilwali Banjarbaru 2020. Perindo bertekad memenangkan paslon ini dengan melakukan konsolidasi partai hingga ke tingkat ranting dan mengakomodasi potensi di seluruh jaringan.

Sekretaris DPW Partai Perindo Kalsel Mimin mengatakan, alasan mendukung Martinus-Jaya karena sudah terbentuk hubungan emosional yang baik sejak Pileg 2019 lalu.

“Alasannya, hubungan secara emosional yang telah terbentuk dengan baik sejak pencalonan anak beliau Agustin Nur Martina Putri di Pileg 2019,” kata Mimin, Jumat (4/9/2020).

Terpisah, Partai Solidaritas Indonesia (PSI) serahkan surat dukungan untuk pasangan calon wali kota dan wakil wali kota Banjarbaru, Iskandar-Irwansyah. Surat dukungan diserahkan Ketua DPW PSI Kalsel Ananta Agung Junaedy di Sekretariat PSI Kalsel, Jalan Adhyaksa, Banjarmasin, Jumat (4/9/2020).

“Beliau memberikan komitmen perubahan untuk Kota Banjarbaru dan mendorong milenilal Banjarbaru," Kata Agung.

Meski tak punya kursi di parlemen Banjarbaru, partai ini cukup optimis memenangkan pasangan Iskandar-Irwansyah di pemilihan Wali Kota Banjarbaru. Agung menjelakan, PSI punya pasukan milenial yang jumlahnya mencapai 45 persen.

Sementara calon Wali Kota Banjarbaru Gusti Iskandar menyebut, secara organisasi PSI sudah terbentuk. Walau belum punya kursi di DPRD, hasil perolehan suara cukup segnifikan untuk mendapatkan kursi.

“Ya tentu PSI ini adalah kumpulan orang-orang muda, milenial. Yang animonya tinggi ke politik,” ujar Gusti Iskandar.

Suksesi Pilwali Banjarbaru diikuti tiga paslon wali kota dan wakil wali kota, yakni Martinus-Darmawan Jaya yang diusung koalisi partai PAN dan Nasdem. Kemudian Gusti Iskandar-AR Iwansyah dibesut koalisi Partai Golkar, PKS dan PKB. Sementara paslon Aditya Mufti Ariffin-Wartono diusung Partai Gerindra, PPP dan PDIP.


Editor : Abay Fadillah Akbar