Pemilik Rumah Tak Tolong Korban Pemerkosaan saat Dengar Teriakan Diminta Diperiksa

Zulkifli Yunus · Jumat, 12 Agustus 2022 - 16:03:00 WITA
Pemilik Rumah Tak Tolong Korban Pemerkosaan saat Dengar Teriakan Diminta Diperiksa
Pemilik Rumah Tak Tolong Korban Pemerkosaan saat Dengar Teriakan Diminta Diperiksa (Foto: Ilustrasi/Ist)

PELAIHARI, iNews.id - Keluarga korban pemerkosaan di Muara Asam-Asam, Kabupaten Tanah Laut, Kalimantan Selatan meminta polisi memeriksa AS pemilik rumah tempat terjadinya. Saat itu, dilaporkan jika AS ada di lokasi tanpa membantu korban.

Perwakilan keluarga korban, Muhammad Zaki mengatakan, AS (20) dinilai melakukan pembiaran terjadinya kekerasan seksual terhadap anak-anak di bawah umur di rumahnya. Peristiwa ini terjadi pada 23 Juli 2022 sekitar pukul 15.00 wita di Jalan ujung Gosong, Desa Muara Asam-Asam, Kecamatan Jorong.

Meski tiga pelaku sudah diamankan jajaran Polres Tala sejak 2 Agustus 2022, keluarga korban masih belum tenang. Mereka berharap petugas mengamankan juga AS si pemilik rumah.

Menurut Muhammad Zaki pihaknya mempunyai beberapa bukti yang dapat menyeret AS ke ranah hukum, termasuk dari pengakuan teman korban NL yang ternyata juga pernah ditiduri AS dan SY.

NL yang juga masih dibawah umur mengaku dua kali ditiduri AS dan tiga kali dengan SY. Semua kejadian berlangsung di rumah AS. Kepada kelurga korban, NL mengatakan jika pemilik rumah AS tidak ikut meniduri korban. AS justru ingin menidurinya. Namun, saat itu NL menolak.

“AS tidak ikut meniduri korban US karena AS ingin tidur dengan saya,” kata NL kepada perwakilan keluarga korban Jumat (12/8/2022).

M Zaki menegaskan pihak keluarga tetap akan meminta pertanggung-jawaban AS sebagai pemilik rumah yang membiarkan terjadinya perbuatan cabul terhadap anak-anak dibawah umur.

“Selain sudah melakukan persetubuhan dengan anak-anak dibawah umur AS juga menyediakan tempat kepada orang lain berbuat cabul di rumahnya,” kata M Zaki.

Editor : Nani Suherni

Halaman : 1 2

Bagikan Artikel: