get app
inews
Aa Text
Read Next : Wujudkan Zona Hijau, Babel Terus Sosialisasikan Prokes Covid-19

Pasien Sembuh di Kalsel: Penderita Covid-19 Jangan Takut Karantina

Rabu, 13 Mei 2020 - 09:28:00 WITA
Pasien Sembuh di Kalsel: Penderita Covid-19 Jangan Takut Karantina
Ilustrasi virus corona (Antara)

BANJARBARU, iNews.id - Pasien kasus Covid-19 Luqman Abiyullah di Banjarbaru, Kalimantan Selatan mengaku sangat bahagia dinyatakan sembuh setelah dua kali tes swab dan hasilnya dinyatakan negatif. Dia meminta pasien penderita positif Covid-19 tidak takut masuk karantina.

"Saya harap warga yang dinyatakan positif Covid-19 tidak takut masuk karantina, karena selain untuk mempercepat penyembuhan, suasana di lokasi karantina juga sangat menyenangkan," kata Luqman, Selasa (12/5/2020).

Luqman bersama 10 orang lainnya dirawat di Gedung Karantina Khusus Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BPSDMD) Kalimantan Selatan, di Ambulung, Banjarbaru selama satu bulan lebih. Sebelum dinyatakan positif, dia hanya mengalami gejala pilek setelah pulang dari Gowa, Sulawesi Selatan.

Pada saat dilakukan rapid test oleh tim gugus yang sedang melakukan penelusuran terhadap warga yang dari Gowa, hasilnya reaktif. Dari hasil tersebut, akhirnya dia bersama teman-temannya, masuk karantina untuk ditindaklanjuti dengan rangkaian tes lainnya untuk memutus rantai penularan Covid-19.

Setelah satu minggu di lokasi karantina, Luqman bersama teman-teman lainnya dilakukan tes swab pertama, hasilnya negatif. Selanjutnya, tim gugus kembali melakukan tes swab kepada dirinya, dan hasilnya positif.

"Jadi empat kali tes swab, hasilnya negatif kemudian positif, dan dua tes swab lagi negatif," katanya.

Dia berpesan, warga yang dinyatakan positif tidak ragu melakukan karantina khusus di tempat yang telah disiapkan pemerintah, untuk kepentingan diri, keluarga dan masyarakat luas, sebagai upaya memutus rantai penularan.

Sebelum ke rumah masing-masing, para pasien yang sembuh mendapatkan sertifikat sehat dari Dinas Kesehatan Provinsi Kalsel. Mereka juga mendapatkan bekal bantuan paket sembako dari pemerintah setempat.

Kepala Karantina Khusus Sukamto menyiapkan dua gedung untuk menampung pasien Covid-19, yaitu di Gedung Ambulung dengan kapasitas 80 kamar atau 160 tempat tidur dan di Gedung Bapelkes dengan 93 kamar atau 186 tempat tidur.

Adapun fasilitas yang tersedia selama karantina adalah ruang ber- AC, makanan bergizi, penanganan medis oleh para dokter umum dan spesialis, perawat, bidan, bimbingan psikologi, olahraga peningkatan imun dan pengamanan yang ketat. Saat ini ada 12 orang pasien masuk karantina untuk menjalani perawatan.

Editor: Faieq Hidayat

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya

iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut