Kapolda Kalsel Pastikan Pengamanan Pilkada Tetap Prioritas di Tengah Pandemi Corona
BANJARMASIN, iNews.id - Kapolda Kalimantan Selatan Irjen Pol Nico Afinta memastikan pengamanan pilkada tetap prioritas di tengah pandemi corona. Kapolda tidak ingin lengah terhadap pengamanan pilkada.
"Jangan sampai lantaran diundurnya jadwal pemungutan suara menjadikan kita lengah terhadap pengamanan pilkada, saya ingin anggota tetap fokus khususnya bagi yang sudah ditugaskan," kata Nico di Banjarmasin, Selasa (12/5/2020).
Pilkada serentak 2020 direncanakan berlangsung pada Desember mendatang. Mundur tiga bulan dari jadwal semula September akibat pandemi corona.
Ada 7 kabupaten dan kota yang menggelar pilkada di Kalsel yaitu Kota Banjarmasin, Kota Banjarbaru, Kabupaten Banjar, Kabupaten Tanah Bumbu, Kabupaten Kotabaru, Kabupaten Banjar, Kabupaten Hulu Sungai Tengah dan Kabupaten Balangan. Kemudian pemilihan gubernur juga turut meramaikan pesta demokrasi tahun ini di Bumi Lambung Mangkurat.
Meski diundur, Nico tak ingin jajarannya juga ikut kendor dalam menyikapi dinamika politik. Sehingga deteksi dini tetap wajib terus dilakukan guna memastikan situasi kamtibmas terjaga selalu.
"Potensi gejolak atau permasalahan sekecil apapun di tengah masyarakat harus cepat diselesaikan. Jangan sampai hal sepele jadi masalah besar akibat aparat tidak peka membaca situasi," ucapnya.
Selain pilkada, Nico yang baru menjabat sebagai Kapolda Kalsel juga memberikan atensi khusus untuk pencegahan dan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Dia tak ingin bencana tahunan setiap musim kemarau itu terjadi lagi di Kalsel.
Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi musim kemarau dimulai pada Juni 2020, maka Nico mengatakan pentingnya langkah-langkah pencegahan.
"Kita ingatkan masyarakat, usaha perkebunan ataupun kelompok tani agar tak membuka lahan dengan cara membakar. Polisi akan menindak tegas setiap pelakunya. Karena kabut asap yang ditimbulkan sangat membahayakan bagi kesehatan, bahkan hingga mengganggu penerbangan dan sebagainya," ujarnya.
Editor: Faieq Hidayat