Lagi, Perawat di Banjarmasin Meninggal karena Covid-19

Deny M Yunus ยท Minggu, 12 Juli 2020 - 07:48 WIB
Lagi, Perawat di Banjarmasin Meninggal karena Covid-19
Ilustrasi pasien Covid-19

BANJARMASIN, iNews.id - Seorang perawat sekaligus survaillance di Puskesmas Teluk Tiram, Banjarmasin Barat, Akhmad Djailani (52) meninggal dunia Sabtu (11/7/2020) malam. Dia dilaporkan positif Covid-19.

Juru Bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19, Machli Riyadi mengatakan, ada enam tenaga medis yang meninggal akibat Covid-19. Rinciannya, empat dokter dan dua perawat.

Machli menuturkan, perawat Akhmad Djailani meninggal dunia setelah kurang lebih sembilan hari mendapatkan penanganan di rumah sakit. Akhmad awalnya dirawat di Rumah Sakit Sari Mulia Banjarmasin selama dua hari. Setelah itu dipindahkan ke RSUD Ulin Banjarmasin sejak hari Minggu (5/7/2020).

Kemudian, setelah sehari di RSUD Ulin, baru diketahui hasil uji swabnya positif. Yakni pada hari Senin (6/7/2020). Dari rekam medis, lanjut Machli, tidak ditemukan adanya penyakit penyerta.

"Sudah puluhan tahun beliau menjadi perawat, kami sangat kehilangan. Beliau memiliki dedikasi yang sangat tinggi. Kami doakan beliau semoga syahid dan menjadi penghuni surga," katanya.

Korban rencananya akan disholatkan Minggu (12/7/2020) pagi di halaman Instalasi Jenazah RSUD Ulin Kota Banjarmasin.

Akibat penambahan tenaga kesehatan meninggal, Machli mengimbau petugas lainnya selalu mengutamakan protokol kesehatan. Hal itu tidak hanya dalam menangani pasien Covid-19, tetapi juga saat tracing.

"Selalu memperketat diri dengan Alat Pelindung Diri (APD), karena ini sudah menjadi tugas kita bersama," katanya.


Editor : Nani Suherni