Kebakaran Lahan di Hulu Sungai Utara Ancam Habitat Orang Utan

Antara ยท Selasa, 26 Oktober 2021 - 13:20:00 WITA
Kebakaran Lahan di Hulu Sungai Utara Ancam Habitat Orang Utan
Ilustrasi orang utan

AMURAI, iNews.id - Musibah kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) pada 2015 dan 2019 dikhawatirkan mengganggu ekosistem orang utan (Pongo Pygmaeus). Diketahui, kawasan Desa Kayakah dan Desa Murung Panggang Kecamatan Amuntai Selatan jadi habitat mereka.

"Dulu kawasan hutan membentang hijau kini menjadi gersang akibat kebakaran lahan," ujar Kepala Desa Murung Panggang Supian Noor.

Dia mengatakan, kebakaran lahan di desanya  tahun ini memang mulai berkurang padahal beberapa sumur bor sudah digali di beberapa titik sehingga kurang termanfaatkan.

Terkait kebakaran hutan di kawasan habitat orang utan ini, Dinas Kehutan Provinsi Kalimantan Selatan belum mengetahui pasti berapa luas lahan yang terbakar. Mereka juga belum menemukan keberadaan orang utan.

"Kita juga belum menemukan secara langsung orang utan, hanya berupa sarangnya saja serta informasi dari warga desa yang pernah melihat dan memdokumentasikan dengan video," kata Kepala Seksi Konservasi SDA dan Ekosistem Dinas Kehutanan Provinsi Kalsel, Supian.

Namun berdasarkan jumlah sarang yang ditemukan selama kegiatan observasi bersama pihak Bapelitbangda dan Dinas Pertanian HSU diperkirakan jumlah orang utan di Desa Kayakah dan Murung Panggang sebanyak 15 ekor.

Editor : Nani Suherni

Halaman : 1 2

Bagikan Artikel: