Jokowi Tegaskan Protokol Kesehatan Tak Boleh Ditawar selama Pilkada 2020

Felldy Utama ยท Selasa, 08 September 2020 - 13:29 WITA
Jokowi Tegaskan Protokol Kesehatan Tak Boleh Ditawar selama Pilkada 2020
Presiden Joko Widodo. (Foto: BPMI Setpres/Muchlis Jr)

JAKARTA, iNews.id - Presiden Joko Widodo menegaskan kesehatan masyarakat hal utama dalam tahapan Pilkada 2020. Maka protokol kesehatan wajib ditegakkan selama pesta demokrasi tersebut.

Jokowi juga mengatakan tak boleh tawar menawar soal penerapan protokol kesehatan di Pilkada 2020. Tujuannya untuk mencegah penyebaran virus corona atau Covid-19.

"Saya ingin tegaskan kesehatan dan keselamatan masyarakat merupakan segala-galanya. Jadi tak ada tawar menawar soal protokol kesehatan di Pilkada 2020," ujar Jokowi saat membuka rapat terbatas persiapan pelaksanaan pilkada serentak di Istana Negara, Jakarta, Selasa (7/9/2020).

Jokowi menjelaskan kesuksesan Pilkada 2020 juga diukur dari keberhasilan mencegah pesta demokrasi ini menjadi klaster penyebaran covid-19. Hal itu ditegaskan Jokowi melihat situasi di lapangan, di mana dia melihat masih banyak bakal pasangan calon (bapaslon) yang melakukan pelanggaran protokol kesehatan.

"Saya ikuti situasi di lapangan. Masih ada bapaslon gelar konser dihadiri dan mengundang ribuan massa. Ini harus jadi perhatian dan tak bisa dibiarkan," katanya.

Dia pun meminta penyelenggara pemilu, aparat penegak hukum, dan semua elemen masyarakat ikut aktif mendisiplinkan protokol kesehatan. Mantan wali kota Solo ini menegaskan Pilkada 2020 harus dilaksanakan karena pandemi covid-19 tak diketahui kapan berakhir.

"Pilkada harus tetap digelar dan tak bisa menunggu pandemi berakhir. Negara mana pun tak bisa prediksi kapan pandemi berakhir," ucapnya.


Editor : Faieq Hidayat