Jabat Ketua Peradi RBA Kalsel, Marudut Ingin Kembalikan Peran Organisasi dan Bantu Warga

Suhardian ยท Sabtu, 18 Juli 2020 - 23:31 WIB
Jabat Ketua Peradi RBA Kalsel, Marudut Ingin Kembalikan Peran Organisasi dan Bantu Warga
Musyawarah Cabang Peradi RBA Kalsel, yang dihadiri 28 advokat di Jalan Brigjen Hasan Basri Banjarmasin, Sabtu (18/07/2020). (Foto: iNews/Suhardian)

BANJARMASIN, iNews.id - Marudut Tampubolon terpilih secara aklamasi sebagai Ketua DPC Perhimpunan Advokat Indonesia Rumah Bersama Advokat (Peradi RBA) Banjarmasin, Kalimantan Selatan (Kalsel) untuk masa bakti 2020-2025. Marudut mengaku ingin mengembalikan fungsi dan peran organisasi advokat agar dapat memberikan manfaat bagi anggota, baik soal kesejahteraan maupun karier.

“Kami ingin kembali ke norma dasar layaknya sebuah organisasi advokat, yakni memberikan pelayanan. Tugas-tugasnya antara lain menyiapkan sumber daya melalui Pendidikan Khusus Profesi Advokat (PKPA) ujian hingga penyumpahan advokat,” ujar Marudut usai terpilih dalam Musyawarah Cabang di Banjarmasin, Sabtu (18/7/2020).

Menurut Marudut, sebagai organisasi advokat tentunya Peradi RBA ingin memaksimalkan perannya melakukan pembinaan. Yang selama ini terjadi, begitu sudah menjadi advokat, organisasi lepas tangan begitu saja. 

“Fungsi organisasi harus dikembalikan sebagaimana mestinya, sehingga bisa menjadi wadah bagi seluruh advokat yang ada di Kalsel khususnya,” kata Marudut.

Setelah terpilih menjadi ketua DPC Peradi RBA Banjarmasin, Marudut mengatakan ada beberapa hal yang ditempuh, baik jangka pendek, menengah, dan jangka panjang.

“Yang pertama pastinya di internal terlebih dahulu melakukan perbaikan-perbaikan. Kedua baru kami berupaya memaksimalkan pelayanan hukum terutama bantuan cuma-cuma bagi masyarakat yang kurang mampu,” katanya.

Di Banjarmasin saat ini ada beberapa perkumpulan para pengacara, di antaranya Ikatan Advokat Indonesia (Ikadin), Asosiasi Advokat Indonesia (AAI), Ikatan Penasihat Hukum Indonesia (IPHI), Himpunan Advokat dan Pengacara Indonesia (HAPI), Serikat Pengacara Indonesia (SPI) dan Asosiasi Konsultan Hukum Indonesia (AKHI).


Editor : Abay Fadillah Akbar