Gubernur Sahbirin Noor Dukung Pencegahan Mafia Tanah di Kalsel

Antara ยท Kamis, 30 Juli 2020 - 08:23 WIB
Gubernur Sahbirin Noor Dukung Pencegahan Mafia Tanah di Kalsel
Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor serahkan sertifikat tanah. (Foto Antara).

BANJARBARU, iNews.id - Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor mendukung upaya penataan pertanahan dan pencegahan mafia tanah di Kalsel melalui program Kementerian Agraria dan Tata Ruang. Warga pun memiliki kepastian hukum atas hak tanah yang dimiliki.

Hal itu disampaikan Gubernur pada sosialisasi pencegahan mafia tanah dan penyerahan sertifikat tanah secara simbolis di Gedung Idham Chalid Perkantoran Setdaprov Kalsel Banjarbaru, Rabu (29/7/2020).

Saat ini, sudah lebih ratusan ribu tanah warga di Kalsel mendapatkan sertifikat secara gratis. Hal itu, merupakan program yang harus disyukuri bersama oleh seluruh warga.

"Saya mengucapkan terima kasih atas upaya Kementerian Agraria dan Tata Ruang dengan Pemprov Kalsel dalam usahanya memberikan sertifikat tanah gratis dan pencegahan mafia tanah di Kalsel," katanya.

Menurut dia, Kalsel sebagai gerbang ibukota Negara, sebagaimana tertuang dalam RPJMN 2020–2024, tidak menutup kemungkinan permainan ilegal dalam pengurusan tanah terjadi. Gubernur, terus mendorong masyarakat, agar mengurus sertifikat tanah yang mereka miliki, sesuai dengan prosedur yang ditetapkan.

Kepada para kepala desa, gubernur berharap, membantu memberikan sosialisasi dan edukasi tentang pentingnya sertifikat tanah. Selain itu harus bertindak hati-hati dan teliti dalam pengurusan hak atas tanah.

"Harapan kita bersama, semoga hak atas tanah yang telah bersertifikat, akan memberikan kesejahteran bagi seluruh masyarakat, khususnya di Kalimantan Selatan," katanya.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (Kanwil ATR/BPN Kalsel) Provinsi Kalsel Alen Saputra mengatakan, 70 persen tanah di Kalsel belum bersertifikat.

Mendorong peningkatan sertifikat kepemilikan tanah tersebut, tahun ini Kanwil ATR/BPN Kalsel menargetkan seluas 3.000 bidang tanah sudah selesai dibagikan sertifikatnya, melalui program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL).

"Hari ini secara simbolis dibagikan empat surat tanah, dari total sertifikat yang sudah jadi kurang lebih 12.000 sertifikat," katanya.


Editor : Faieq Hidayat