Gegara Corona, Airlangga Sebut 1,7 Juta Pekerja Kena PHK dan Dirumahkan

Suparjo Ramalan ยท Jumat, 01 Mei 2020 - 14:51 WITA
Gegara Corona, Airlangga Sebut 1,7 Juta Pekerja Kena PHK dan Dirumahkan
Menteri Koordinator bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto. (Foto: Humas Setkab)

JAKARTA, iNews.id - Sebanyak 1,7 juta pekerja terkena pemutusan hubungan kerja (PHK) dan dirumahkan akibat terdampak virus corona (Covid-19). Data tersebut berasal Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) yang diverifikasi Badan Pusat Statistik (BPS).

Menteri Koordinator bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto mengatakan, angka itu belum termasuk para pekerja informal. Dia memperkirakan pekerja informal yang terdampak mencapai 314.833 orang.

"Jumlah tenaga kerja yang di-PHK 375.000, total yang dirumahkan 1,4 juta orang jadi 1,7 juta secara total," kata Airlangga Hartarto, Jumat (1/5/2020).

Mantan menteri perindustrian itu memastikan, mereka yang terkena PHK akan menjadi prioritas menjadi penerima kartu prakerja. Dia menyebut, mereka akan dimasukkan secara bertahap dalam waktu 4-5 minggu ke depan.

"Termasuk bagi para Pekerja Migran Indonesia (PMI), baik yang dipulangkan maupun yang gagal diberangkatkan," katanya.

Hingga saat ini, kata dia, ada sekitar 9 juta orang yang mendaftar sebagai penerima kartu prakerja. Setiap tahap, pemerintah menerima 456.000 orang. Sejauh ini, sudah ada dua tahap dengan peserta terbanyak berasal dari Jakarta, diikuti Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur dan Sulawesi Selatan.


Editor : Faieq Hidayat