Fenomena Tanah Bergerak Hancurkan Lahan Pertanian Warga Tapin

Antara ยท Selasa, 20 Juli 2021 - 12:44:00 WITA
Fenomena Tanah Bergerak Hancurkan Lahan Pertanian Warga Tapin
Seorang petani berdiri di atas tanah yang terangkat rusak akibat peristiwa tanah bergerak di Desa Sawang, Kabupaten Tapin, Kalimantan Selatan (Foto: Antara/Muhammad Fauzi Fadilah)

TAPIN, iNews.id - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Tapin saat ini sedang menganalisis penyebab terjadinya pergerakan tanah yang hancurkan lahan pertanian di Desa Sawang, Kecamatan Tapin Selatan. Sebelumnya, lahan pertanian warga itu hancur karena ada pergerakan tanah pada Kamis (15/7/2021).

Kepala DLH Tapin Nordin di Rantau, Senin, mengatakan dari hasil pengamatan sementara di lokasi diduga penyebab kejadian berawal dari tekanan tanah akibat longsor.

"Analisa sementara belum tentu benar, karena ada tekanan dari tanah longsor di atasnya sehingga mendorong tanah yang di bawah sehingga terangkat ke atas. Seperti kita mendorong karpet jadi ada bagian yang terangkat," katanya, Senin (19/7/2021).

Terlihat di lokasi, wilayah pertanian warga hanya berjarak sepandangan mata dari wilayah aktivitas pertambangan batu bara milik salah satu perusahan yang ada di Tapin. Di dekat lahan pertanian itu terlihat tanggul tambang membentang panjang dan tinggi.

Longsor itu dikatakan Nurdin sampai saat ini belum tentu berasal dari tanggul tambang itu. Pihaknya akan memastikan dengan memeriksa tanggul itu.

Editor : Nani Suherni

Halaman : 1 2