get app
inews
Aa Text
Read Next : Kebakaran Hebat di Banjarbaru, 5 Rumah dan 6 Motor Hangus Dilalap Api

Boneka Berhijab Datangi Panti Asuhan di Banjarbaru, Ada Apa?

Kamis, 03 Desember 2020 - 21:00:00 WITA
Boneka Berhijab Datangi Panti Asuhan di Banjarbaru, Ada Apa?
Boneka Berhijab Datangi Panti Asuhan di Banjarbaru (Foto: Dok Humas Pemprov Kalsel)

BANJARBARU, iNews.id - Boneka berhijab mendatangi Panti Asuhan Al- Aqsho, di Banjarbaru, Kalimantan Selatan (Kalsel). Rupanya boneka itu datang sebagai salah satu media dongeng.

Kepala  Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Kalsel, Nurliani Dardie, menuturkan bahwa pada tahun-tahun sebelumnya, selalu mendatangkan pendongeng maupun juru kisah nasional ke Perpuspalnam dan dihadiri oleh anak-anak yang memenuhi ruang Kids Library.

Namun, pada tahun ini perayaan digelar secara berbeda karena pandemi Covid-19 yang masih belum berakhir.

“Jadi pada momentum ini, kita tidak lantas berdiam diri saja, kita harus tetap kreatif dengan cara yang berbeda, makanya tahun ini Dispersip tetap merayakan Hari Dongeng Nasional namun dengan cara yang berbeda,” ujar Nurliani, dikutip dari website resmi Pemprov Kalsel, Kamis (3/12/2020).

Untuk meminimalisir terjadinya kerumunan, lanjut Nurliani, Dispersip Kalsel berkunjung ke Panti Asuhan Al- Aqsho dengan membawa mobil Perpustakaan Keliling (Pusling) dan hiburan badut, serta menghadirkan pendongeng guru PAUD Novia Eka Saputri asal Banjarbaru.

“Untuk kegiatan ini hanya menghadirkan maksimal 20 orang anak, karena mereka tidak datang ke sekolah dan acaranya diselenggarakan tidak terlalu lama dikarenakan masa pandemi dan tentunya tetap menerapkan protokol kesehatan,” kata Nurliani.

Lebih jauh Nurliani mengatakan, dongeng mampu membangkitkan kecintaan anak terhadap buku melalui cerita–cerita yang dapat menciptakan imajinasi di dalam otak. Sehingga, kemampuan berpikir anak menjadi lebih terasah.

“Mendongeng (story telling) merupakan kegiatan yang positif yang bisa dilakukan oleh orang tua dan anak agar menjadi lebih dekat,” ucap Nurliani.

Oleh karena itu, Nurliani tidak henti-hentinya mengajak seluruh orang tua di Banua untuk aktif mendongeng atau membacakan buku secara rutin tiap malam.

“Momen ini orang tua juga bisa memberikan pendidikan kepada anak-anaknya sendiri, karena itu merupakan salah satu tugas dari kedua orang tua disamping menjalin rasa kekeluargaan dengan berkumpul bersama dan saling bersenda gurau tentunya penuh keakraban,” ujarnya.

Editor: Nani Suherni

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya

iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut