Berstatus Zona Merah Covid-19, Banjarmasin Akan Perpanjang Belajar Siswa di Rumah

Antara ยท Rabu, 17 Juni 2020 - 08:35 WIB
Berstatus Zona Merah Covid-19, Banjarmasin Akan Perpanjang Belajar Siswa di Rumah
Wali Kota Banjarmasin H Ibnu Sina. (Foto Antara).

BANJARMASIN, iNews.id - Pemerintah Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan akan memperpanjang masa belajar di rumah bagi siswa sekolah tingkat pendidikan anak usia dini (PAUD), sekolah dasar (SD) hingga sekolah menengah pertama (SMP). Sebab Banjarmasin berstatus zona merah.

Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina, mengatakan, keputusan itu sesuai peraturan yang dikeluarkan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Nadiem Makariem yang tidak memperbolehkan adanya aktivitas di sekolah jika wilayah tersebut masih termasuk dalam zona merah.

"Dari Pak Menteri sudah jelas, kalau status dari suatu daerah itu masih zona merah maka tidak boleh ada aktivitas belajar di sekolah," ucap Ibnu Sina, Selasa (16/6/2020) malam.

Menurut dia, apa yang disampaikan oleh Mendikbud itu sudah bisa menjadi acuan bagi Pemkot Banjarmasin dalam mengambil sikap untuk menyikapi bagaimana menghadapi tahun ajaran baru bagi peserta didik.

"Seperti kita ketahui, wilayah Banjarmasin sudah seluruhnya menjadi zona merah akibat penyebaran Covid-19 ini. Sehingga Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Banjarmasin juga akan mengikuti apa yang sudah diputuskan oleh Pak Menteri," ujarnya.

Dia memprediksi, dalam satu semester ke depan, Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) bagi peserta didik di setiap sekolah yang ada di Banjarmasin tetap dilakukan dengan cara belajar di rumah.

Pasalnya, Pemkot Banjarmasin tidak ingin mengambil risiko yang bisa membahayakan keselamatan siswa jika aktivitas sekolah dipaksakan untuk buka secara normal kembali di tengah pandemi Covid-19.

"Kita tidak ingin ada peserta didik kita yang jadi korban. Entah saat dia beraktivitas di sekolah atau saat di perjalanan menuju sekolah. Tidak ada yang menjamin keselamatannya," kata dia.

Atas hal itu, dia mengaku sepakat untuk memperpanjang masa belajar di rumah. "Dengan ditiadakannya aktivitas belajar di sekolah, keselamatan dari anak didik kita akan lebih terawasi oleh orang tuanya," katanya.

Di samping itu, wali kota menjelaskan, jika sudah zona hijau, maka kegiatan sekolah akan dipersiapkan untuk buka secara perlahan.

"Jika kasus Covid-19 sudah mulai melandai dan jadi zona hijau, kegiatan sekolah akan kita persiapkan untuk bisa beraktivitas normal kembali. Tapi tentunya dengan menjalankan peraturan yang ketat seperti yang sudah ditetapkan oleh Mendikbud," katanya.


Editor : Faieq Hidayat