Begini Penampakan Sabu 300 Kg yang Dibungkus Teh China Gagal Masuk Kalsel

Deny M Yunus ยท Jumat, 07 Agustus 2020 - 14:11 WITA
Begini Penampakan Sabu 300 Kg yang Dibungkus Teh China Gagal Masuk Kalsel
Kapolda Kalsel Irjen Nico Afinta menggelar konferensi pers pengungkapan kasus narkoba jaringan asal Malaysia. Jumat (7/8/2020) (Foto iNews/Deny M Yunus).

BANJARMASIN, iNews.id - Penyelundupan narkoba jenis sabu-sabu seberat 300 kilogram digagalkan Polda Kalimantan pada Kamis (6/8/2020) kemarin. Pelaku membungkus paket sabu-sabu dengan kemasan teh berwarna hijau bertuliskan China.

Kapolda Kalsel Irjen Nico Afianta memamerkan barang bukti yang disita petugas. Bungkusan teh tersebut terlihat tulisan latin Guanyinwang.

"Jumlah sabu sebanyak 300 kilogram. Turut disita mobil yang digunakan pelaku dan uang Rp5 juta," kata Nico saat konferensi pers di Mapolda Kalsel, Jumat (7/8/2020).

Barang bukti narkoba jenis sabu-sabu 300 Kg dari jaringan narkoba asal Malaysia. Jumat (7/8/2020) (Foto iNews/Deny M Yunus)
Barang bukti narkoba jenis sabu-sabu 300 Kg dari jaringan narkoba asal Malaysia. Jumat (7/8/2020) (Foto iNews/Deny M Yunus)

Tim gabungan Polda Kalsel, Polda Metro Jaya dan Satgasus Merah Putih Mabes Polri menangkap pelaku berinisial A dan R di Hotel Sienna Inn, Jalan Teluk Dalam, Banjarmasin Tengah, Kamis (6/8/2020) kemarin. Saat penangkapan barang bukti dibungkus dalam 10 karung.

Setiap satu karung berisi 30 bungkus kemasan teh dan masing-masing berisi 1 kilogram per bungkus. Barang bukti itu ditemukan polisi di dalam mobil Toyota Kijang hitam KT 1668 GC yang digunakan kedua pelaku.

Barang bukti narkoba jenis sabu-sabu 300 Kg dari jaringan narkoba asal Malaysia. Jumat (7/8/2020) (Foto iNews/Deny M Yunus)
Barang bukti narkoba jenis sabu-sabu 300 Kg dari jaringan narkoba asal Malaysia. Jumat (7/8/2020) (Foto iNews/Deny M Yunus)

Mobil tersebut, diparkir di halaman samping Hotel Sienna Inn di Banjarmasin, tempat kedua pelaku menginap.

Polisi mengaku tidak kesulitan mengenali barang haram tersebut karena pelaku lain berinisial AY dan N juga menggunakan cara yang sama. Mereka mengemas sabu dengan bungkus teh China warna hijau pada Maret 2020 lalu seberat 208 kilogram.


Editor : Faieq Hidayat