Angka Kesembuhan Covid-19 di Kalsel Kini Lebih Banyak dari Pasien Dalam Perawatan

Deny M Yunus ยท Jumat, 24 Juli 2020 - 20:45 WIB
Angka Kesembuhan Covid-19 di Kalsel Kini Lebih Banyak dari Pasien Dalam Perawatan
Info grafis perkembangan kasus Covid-19 di Kalsel per 24 Juli 2020. (Sumber: Pemprov Kalsel).

BANJARBARU, iNews.id - Jumlah pasien sembuh dari Covid-19 di Kalimantan Selatan (Kalsel) hingga Jumat (24/7/2020) sore, sebanyak 2.621 orang. Sedangkan yang masih dirawat sebanyak 2.538 orang. Sementara yang meninggal dunia berjumlah 263 orang.

“Secara keseluruhan dari jumlah yang masih dirawat, sembuh dan meninggal dunia, kasus Covid-19 di Kalsel kini sebanyak 5.422 terkonfirmasi positif,” kata Juru Bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Penangan Covid-19 Kalsel, M Muslim melalui siaran persnya dari Banjarbaru, Jumat (24/7/2020).

Muslim menjelaskan, pada hari ini masih terjadi penambahan pasien positif sebanyak 90 orang. Mereka berasal dari Hulu Sungai Selatan 35 orang, Banjarbaru 19 orang, Banjarmasin 15 orang, Tanah Laut delapan orang, Banjar lima orang, Barito Kuala lima orang dan Kotabaru dua orang.

Sedangkan penambahan yang sembuh menurut Muslim, jauh lebih banyak, yakni 207 orang. Mereka sebelumnya menjalani isolasi mandiri di Kota Banjarmasin sebanyak 111 orang. Kemudian karantina di Barito Kuala 33 orang, Hulu Sungai Utara 19 orang, Tabalong 17 orang, Hulu Sungai Selatan 13 orang, Tanah Laut 10 orang dan Banjarbaru empat orang.

“Terus bertambahnya pasien yang sembuh ini maka secara keseluruhan persentase kesembuhan kini mencapai 48,34 persen. Sedangkan persentase pasien positif yang masih dirawat 46,81 persen. Sementara kematian 4,85 persen dan hari ini tidak ada dilaporkan yang meninggal dunia,” ujar Muslim.

Kemudian, jumlah suspek atau diduga Covid-19 di Kalsel, terdata sebanyak 1.164 orang. Terbanyak dari Kota Banjarmasin mencapai 459 orang.

Selain itu, Banjarmasin yang merupakan Ibukota Provinsi Kalsel masih menduduki urutan pertama kasus terbanyak, yakni 2.063 terkonfirmasi positif. Pasien terdiri atas 1.196 dalam perawatan, sembuh 727 orang dan meninggal dunia 140 orang.


Editor : Abay Fadillah Akbar