Jokowi Akan Berkurban Sapi Bobot 1 Ton untuk Warga Banjarmasin

Antara ยท Kamis, 23 Juli 2020 - 08:24 WIB
Jokowi Akan Berkurban Sapi Bobot 1 Ton untuk Warga Banjarmasin
Sapi kurban seberat kurang lebih 1 ton sumbangan Presiden Joko Widodo yang dagingnya akan dibagikan kepada masyarakat. (Foto Antara).

BANJARBARU, iNews.id - Presiden Joko Widodo akan berkurban seekor sapi yang memiliki bobot satu ton untuk warga Banjarmasin, Kalimantan Selatan. Berdasarkan pemeriksaan, hewan kurban tersebut dalam kondisi sehat.

"Sapi kurban bantuan Presiden Joko Widodo yang akan diserahkan kepada panitia penyembelihan hewan kurban di Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan dalam keadaan sehat," kata Kepala Seksi Keswan dan Kesmavet Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan Kota Banjarbaru, drh Ratna Kusdewanti di Banjarbaru, Rabu (22/7/2020).

Ratna mengaku sudah memeriksa kondisi kesehatan sapi yang akan dijadikan hewan kurban oleh Presiden Jokowi itu.

"Sapinya sudah kami periksa baik fisik atau antemortem dan kondisi sapi dalam keadaan sehat sehingga sudah memenuhi syarat dijadikan hewan kurban dan dagingnya aman untuk dikonsumsi masyarakat," ujarnya.

Dia menjelaskan tujuan pemeriksaan untuk mengetahui ada tidaknya penyakit di tubuh hewan kurban itu, sehingga bisa mencegah penyakit menular.

Ratna menyebutkan syarat hewan kurban adalah sehat, tidak cacat yang meliputi tidak buta, tidak pincang, tanduk tidak pecah, tidak putus ekor, tidak rusak bagian telinga, tidak kurus, cukup umur dan sebaiknya jantan.

"Khusus sapi jantan, tidak dikebiri, buah zakar lengkap dua buah dan simetris. Jika semua persyaratan terpenuhi maka sapi kurban layak disembelih," ucap dokter hewan lulusan UGM Yogyakarta itu.

Hewan kurban itu sapi jenis Limousin dengan warna kulit coklat tua dan berat bersih dagingnya bisa mencapai 600 kilogram. Hewan itu saat ini dipelihara di peternakan milik Syaifuin di Kelurahan Landasan Ulin Utara Liang Anggang, Banjarbaru.

Rencananya, sapi diantarkan peternak ke masjid di Banjarmasin sebelum pelaksanaan Salat Idul Adha 1441 Hijriah untuk disembelih panitia kurban di tempat ibadah.


Editor : Faieq Hidayat