Ananda Cawalkot Perempuan Pertama di Banjarmasin, Pengamat: Harus Beda dengan Incumbent

Suhardian ยท Senin, 07 September 2020 - 22:30 WITA
Ananda Cawalkot Perempuan Pertama di Banjarmasin, Pengamat: Harus Beda dengan Incumbent
Ananda-Mushaffa saat mendaftar ke KPU Banjarmasin, Sabtu (5/9/2020). (Foto: iNews/Suhardian).

BANJARMASIN, iNews.id - Kemunculan sosok bakal calon wali kota dari kaum perempuan, yakni Ananda tidak hanya jadi catatan sejarah Banjarmasin, tetapi juga memunculkan persepsi di kalangan masyarakat. Pengamat politik menilai, Ananda yang berpasangan dengan Mushaffa di Pilwali Banjarmasin harus menghadirkan solusi berbeda dengan incumbent.

“Kalau sama-sama saja dengan apa yang telah dilakukan incumbent, ya kurang meyakinkan masyarakat,” kata pengamat politik dari Unlam Banjarmasin, Arif Rahman Hakim, Senin (7/9/2020).

Arif mengatakan, saat ini warga perlu mendapat keyakinan bahwa Ananda-Mushaffa bisa membawa perubahan ke arah lebih baik. Menurutnya, pasangan ini harus berani menyampaikan pemikiran, ide dan gagasan mereka untuk Banjarmasin ke depan.

“Modal pengalaman di parlemen belum sepenuhnya cukup untuk dibawa ke masyarakat,” katanya.

Sementara dalam orasi politiknya, Ananda yang saat ini masih menjabat Wakil Ketua DPRD Banjarmasin, mengaku sangat terbatas dalam memperjuangkan kesejahteraan masyarakat.

“Selama saya di parlemen, sangat sulit memperjuangkan usulan warga karna dewan hanya mengawasi, tetapi sebagai wali kota dapat mengambil kebijakan sendiri, apalagi itu untuk kesejahteraan masyarakat,” ujar Ananda.

Ananda-Mushaffa Zakir, didukung empat partai politik parlemen, di antaranya Golkar, PAN, PKS dan NasDem.


Editor : Abay Fadillah Akbar