8 Bakal Calon Kepala Daerah di Kalsel Positif Covid-19

Deny M Yunus ยท Senin, 07 September 2020 - 20:45 WITA
8 Bakal Calon Kepala Daerah di Kalsel Positif Covid-19
Para Bacalon Kepala Daerah di Aula Ulin Tower RSUD Ulin, Senin (7/9/2020). (Foto: iNews/Deny M Yunus).

BANJARMASIN, iNews.id - Delapan bakal calon (bacalon) kepala daerah di Pilkada Serentak 2020 di Kalimantan Selatan (Kalsel) dinyatakan positif Covid-19. Mereka terdeteksi positif Covid-19 di waktu yang berbeda.

Empat bacalon terdeteksi Covid-19 menjelang waktu pendaftaran yang digelar KPU pada Jumat (4/9/2020) hingga Minggu (6/9/2020). Keempat bacalon itu melakukan uji swab secara mandiri sebagai syarat hadir mendaftar di KPU. Karena dinyatakan positif Covid 19, keempatnya berhalangan hadir.

Sedangkan empat bacalon lainnya dinyatakan positif Covid-19 saat menjalani tes kesehatan di RSUD Ulin Banjarmasin yang digelar sejak Minggu (6/9/2020).

Untuk empat orang yang terdeteksi lebih dulu, yakni bacalon Wali Kota Banjarbaru Aditya Mufti Ariffin, bacalon Bupati dan Wabup Kotabaru Burhanuddin-Bahrudin, serta bacalon Wakil Wali Kota Banjarmasin Habib Ali.

“Kemudian empat orang yang positif Covid-19 berdasarkan hasil uji swab saat tes kesehatan di RSUD Ulin, dua Bacalon dari Kabupaten Banjar dan dua Bacalon dari Kabupaten Tanah Bumbu,” ujar Ketua KPU Kalsel, Sarmuji, kepada wartawan, Senin (7/9/2020).

Sedangkan bacalon yang menjalani tes kesehatan pada Senin (7/9/2020) hasil uji swabnya belum diketahui. Termasuk dua bakal paslon Gubernur dan Wakil Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor-Muhidin dan Denny Indrayana-Difriadi Derajat.

Bagi bacalon yang dinyatakan positif Covid-19, status kesehatannya tidak mempengaruhi proses pendaftaran. Hanya saja, mereka terpaksa menunda medical check up atau pemeriksaan menyeluruh. Mereka baru bisa menjalani tes kesehatan setelah dinyatakan negatif Covid-19.


Editor : Abay Fadillah Akbar