Sementara itu, Abdul Kadir menegaskan pentingnya pengawasan distribusi bahan kebutuhan pokok, termasuk produk susu, agar tidak terjadi penimbunan maupun spekulasi harga di pasaran.
Dia juga mengusulkan pendataan terhadap pelaku UMKM di Kotabaru agar distribusi barang yang terbatas dapat dilakukan secara merata, khususnya bagi pelaku usaha seperti kafe yang sangat bergantung pada pasokan susu.
Sekretaris Diskoperindag Kabupaten Kotabaru, Ary Mardani, menegaskan bahwa pihaknya akan terus memantau kondisi di lapangan dan berkoordinasi dengan distributor guna menjaga kestabilan pasokan dan harga.
“Kami akan menyurati seluruh distributor agar dapat segera memenuhi kebutuhan susu UHT di Kotabaru,” katanya.
Pemerintah daerah turut mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembelian berlebihan dan tetap tenang, sembari menunggu distribusi kembali normal dalam waktu dekat.
Editor : Rizqa Leony Putri
Artikel Terkait