Ilustrasi rumah tahanan. (Foto: Ist)
Antara

KANDANGAN, iNews.id  - Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas II Kandangan, Hulu Sungai Selatan (HSS) menyimpan cukup banyak persoalan. Mulai dari over kapasitas, ruangannya terlalu kecil sehingga potensi gangguan keamanan karena letaknya yang berada di tengah kota.

Opsi relokasi menjadi pemikiran paling tepat dan rasional mengatasi permasalahan tersebut. Rencana itu mendapatkan perhatian serius Pemerintah Kabupaten (Pemkab) HSS dan Kemenkumham Kalimantan Selatan untuk ditindaklanjuti.

"Kami berkunjung ke tempat Wabup HSS Syamsuri Arsyad untuk mensingkronkan permintaan relokasi Rumah Tahanan Negara ke tempat yang baru," kata Kepala Rutan Kandangan, Jeremia Leonta, Kamis (7/4/2022).

Dijelaskan,  Pemkab HSS waktu tahun 2019 sudah mempersiapkan lahan yang peruntukannya bagi perpindahan bangunan Rutan Kelas II B Kandangan. Pihaknya pun telah melakukan koordinasi dengan Pemkab HSS, termasuk dengan wakil bupati, juga sudah dilakukan peninjauan ke lokasi tersebut di daerah Malutu, Kecamatan Sungai Raya.

Lokasi tersebut sudah dilaporkan ke Kakanwil Provinsi Kalimantan Selatan, dan siap untuk merelokasi. Pihaknya akan menindak lanjuti dalam waktu secepatnya.

Wakil Bupati HSS Syamsuri Arsyad mengatakan sebenarnya ini keinginan lama dari kedua belah pihak, bahwa rutan ini sudah tidak terlalu layak lagi dari segi tempat hingga umlah penghuninya dan lain sebagainya.

"Ada beberapa perbincangan sudah lama sekali, termasuk dari beberapa kepala rutan yang sudah membicarakan keinginan untuk merelokasinya," katanya.

Menurut dia, pemerintah daerah memberikan beberapa pilihan, salah satunya Malutu, yang terpencil dan arealnya sangat luas, jadi kalau warga binaan ingin dididik dengan pertanian dan kegiatan lainnya sangatlah memungkinkan.

Kakanwil sangat merespons dan meminta langsung Kepala Rutan Kelas II B, dan beberapa kabid untuk meninjau lokasinya.

"Intinya adalah menindaklanjuti apa yang mereka bicarakan, dan berkeinginan untuk memulai pembicaraan baru. Nanti secara teknis barangkali antara bupati selaku kepala daerah dengan Kakanwil yang akan berbicara lebih jauh lagi," katanya.
 


Editor : Nani Suherni

BERITA TERKAIT