Sementara untuk motifg, Kapolda menyebut berdasarkan hasil pemeriksaan sementara diduga terkait pembagian harta warisan. Hal ini dikuatkan keterangan korban jika pelaku sempat datang ke rumah. Kedatangan pelaku setelah meninggalnya orang tua korban dengan menuntut pembagian harta.
"Jadi kami tegaskan di sini tidak ada motif politik, namun konflik keluarga," ujar jenderal bintang dua tersebut.
Diketahui peristiwa pelemparan bom molotov di kediaman anggota Komisi III DPRD Kalsel itu mengakibatkan kerusakan mobil Pajero milik almarhum ayah korban.
Editor : Donald Karouw
anggota dprd kalimantan selatan pelemparan bom molotov kapolda kalsel kabupaten banjar polda kalsel
Artikel Terkait