Suparmi mengharapkan pada kegiatan bimtek ini, kopi Kalsel nantinya bisa menguasai pasar lokal. Bahkan bisa menembus pasar Nasional dan Internasional.
“Hal ini perlu didukung dengan peningkatan produksi dan produktivitas kopi untuk dapat meningkatkan kesejahteraan petani,” ujar Suparmi.
Kegiatan ini juga bekerja sama dengan Balai Proteksi Tanaman Perkebunan Pontianak selaku pemberi bantuan pengadaan fasilitasi pengolahan kopi, berupa alat mesin pengolahan kopi sekaligus menjadi narasumber dalam kegiatan ini.
Editor : Nani Suherni
Artikel Terkait