Pemerintah Kota Banjarmasin sendiri, lanjutnya, sudah membuat kartu kendali elpiji untuk 3 kg tersebut bagi warga miskin yang sejak 2020 yang jumlahnya sekitar 36.000 kepala keluarga dibagikan.
"Tahun ini kita tambah lagi sekitar 1.800 kartu kendali, kita harap ini bisa menjadi solusi untuk membantu warga miskin yang sangat membutuhkan elpiji, termasuk juga usaha kecil," katanya.
Menurut dia, pemegang kartu dapat membeli empat tabung elpiji bersubsidi 3 kg sebulan dan bagi UMKM sebanyak enam tabung sebulan.
”Mereka berhak mendapat elpiji itu dengan harga sesuai HET (Harga Eceran Tertinggi) di mana sekarang satu tabung Rp17.500,” ujar Rusdi.
Editor : Nani Suherni
Artikel Terkait