Wamen LHK RI, Alue Dohong (kiri) bersama Pj. Gubernur Kalsel, Safrizal ZA (kanan) saat konferensi pers program pemulihan pasca banjir, di Banjarbaru, Rabu (10/3/2021). (Foto: MC Kalsel/Ar)
Nani Suherni

BANJARMASIN, iNews.id - Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan dalam rangka pemulihan pascabanjir. Mereka menyusunan langkah-langkah strategis antisipasi banjir yang mungkin terjadi di kemudian hari.

Saat kunjungan kerja ke Kalsel, Wakil Menteri LHK Alue Dohong mengatakan pihaknya akan menyusun aksi terintegrasi dalam penanganan pascabanjir yang meliputi aspek jangka panjang dan pendek.

“Ada beberapa aspek yang akan dilakukan yaitu aspek sosial, regulasi, rekayasa engineering, vegetasi dan penegakan hukum,” kata Alue Dohong, dilansir dari portal resmi Pemprov Kalsel, Rabu (10/3/2021).

Untuk mempercepat pemulihan, Wamen LHK pun meminta kepada semua pihak agar bisa bersinergi untuk melakukan langkah-langkah dan aksi strategis dalam penanganan pasca banjir.

“Aksi terintegrasi penanganan pasca banjir akan bisa terlaksana dengan adanya kolaborasi dan sinergi yang baik antar pemerintah, swasta dan masyarakat,” tutur Alue.Selain itu, Wamen LHK juga mengatakan Kalsel merupakan salah satu daerah yang akan difokuskan dalam rangka program perbaikan lingkungan seperti rehabilitasi Daerah Aliran Sungai (DAS).

Kementerian LHK akan melaksanakan berbagai kegiatan perbaikan lingkungan maupun rehabilitasi DAS,” ucap Alue.

Tidak hanya melakukan koordinasi, kunjungan Wamen LHK juga ditandai dengan penanaman pohon meranti di area hutan kota kawasan perkantoran Pemprov Kalsel didampingi Pj Gubernur Kalsel, Safrizal ZA dan Plt Kepala Dinas Kehutanan Kalsel, Fathimatuzzahra. 


Editor : Nani Suherni

BERITA TERKAIT