Garis polisi terpasang di rumah suami yang membacok istri dan pria selingkuhan di Tenggarong, Kutai Kartanegara, Kaltim. (Foto: iNews/Dzulfikar Ash)
Dzulfikar Ash

TENGGARONG, iNews.id - Peristiwa suami membacok istri dan pria selingkuhan menggemparkan warga Jalan Gunung Pagat, Kelurahan Melayu, Kecamatan Tenggarong, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur. Aksi brutal tersebut dilakukan suami yang naik pitam saat melihat istri dan pria selingkuhan bersetubuh di rumahnya.

Usai kejadian tersebut, beredar video korban berinisial EA (33) yang merupakan istri dari pelaku AP (38) dalam kondisi berlumuran darah di samping rumah. Kondisinya telanjang tanpa sehelai benang pun menutupi tubuh dan berlumuran darah.

Dalam video pendek berdurasi lima detik, tampak korban EA meminta tolong kepada warga sekitar di lokasi kejadian agar dipanggilkan ambulans. Video ini pun beredar dengan cepat di aplikasi perpesanan WhatsApp. 

Informasi dirangkum iNews, peristiwa penganiayaan berdarah ini terjadi pada Jumat (31/12/2021) pukul 12:22 WITA. Kejadiannya saat umat Islam melaksanakan Sholat Jumat.

Ketika itu, AP yang sudah curiga istrinya punya pria selingkuhan berpura-pura pamit pergi ke Desa Jonggon. Dia kemudian kembali ke rumah lewat pintu belakang lalu naik ke atas plafon untuk bersembunyi.

Setelah dua jam berada di atas plafon, dia melihat ada pria berinisial K masuk ke dalam rumahnya. Kemudian dia mengintip dari atas plafon K sedang berhubungan intim dengan istrinya.

Amarahnya tak tertahankan lalu pelaku mengambil sebilah pisau untuk membuka pintu kamar. Saat pintu terbuka, dia langsung membacok K di bagian punggung. Namun K sempat bergegas lari kabur melalui jendela kamar dalam kondisi telanjang.

Tertinggal istrinya EA yang kemudian dibacok pelaku 5 kali di beberapa bagian tubuh. Setelah itu, pelaku AP pergi meninggalkan rumahnya dan menyerahkan diri ke Polsek terdekat.

Korban K dan EA yang dalam kondisi berlumuran darah kemudian dibawa warga ke Rumah Sakit Parekesit. Sang istri EA yang sempat kritis kini kondisinya perlahan membaik setelah mendapat tranfusi empat kantong darah. Sementara pelaku AP ditahan Polsek Tenggarong untuk kepentingan penyelidikan.

"Saat ini pelaku masih kami periksa. Dia memang awalnya sudah mencurigai istrinya berselingkuh hingga terjadi penganiataan tersebut," ujar Kapolsek Tenggarong AKP Nursan usai upacara korps raport kenaikan pangkat di halaman Polres Kukar, Sabtu (1/1/2022).

Menurutnya, anggota sudah memasang garis polisi dan melakukan tindakan olah TKP serta memeriksa saksi-saksi. Kasusnya kini dalam tahap penyelidikan.


Editor : Donald Karouw

BERITA TERKAIT