Infografis 6 Fakta Minimarket Ambruk di Banjar, 4 Orang Tewas dan 9 Selamat

Reza Yunanto ยท Rabu, 20 April 2022 - 02:03:00 WITA
Infografis 6 Fakta Minimarket Ambruk di Banjar, 4 Orang Tewas dan 9 Selamat
Infografis 6 fakta minimarket ambruk di Banjar, Kalimantan Selatan. (Grafis: MAP)

BANJAR, iNews.id - Sebuah minimarket di Kecamatan Gambut, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan ambruk Senin (18/4/2022) petang. Peristiwa ini menyebabkan 4 korban tewas dan 9 luka-luka.

Detik-detik ambruknya minimarket itu sempat terekam dalam video amatir. Saat itu banyak orang sedang berbelanja di dalam minimarket.

Berikut 6 fakta minimarket ambruk di Banjar yang dirangkum iNews.id :

1. Bangunan ambruk nyaris rata dengan tanah

Peristiwa ambruknya minimarket di Kecamatan Gambut, Kabupaten Banjar itu terjadi sekitar pukul 17.15 WITA. Kondisi bangunan yang ambruk tersebut nyaris rata dengan tanah.

2. 4 orang tewas, 9 Selamat

Peristiwa ambruknya minimarket di Kecamatan Gambut, Kabupaten Banjar itu menewaskan empat orang. Sementara sembilan lainnya dievakuasi selamat.

3. Belasan orang tertimbun reruntuhan

Peristiwa ambruknya minimarket diketahui menyebabkan 13 tertimbun reruntuhan.

4. Pegawai berdoa "Allah Bertahan ya Allah"

Suasana haru tampak dalam proses evakuasi korban yang tertimbun. Seorang perempuan pegawai minimarket berhasil dievakuasi dari reruntuhan. 

Detik-detik dia dievakuasi terekam dalam video yang viral di media sosial. Tampak perempuan itu terlihat menahan sakit dan terus merapal doa.

"Allah bertahan ya Allah," ucap pegawai perempuan tersebut saat akan diselamatkan.

5. Evakuasi korban dengan alat berat

Wakapolres Banjar Kompol Mohammad Fihim mengatakan proses evakuasi korban tertimbun reruntuhan membutuhkan alat berat untuk bisa mengangkat puiing-puing yang hancur.

Proses evakuasi melibatkan banyak pihak baik TNI-Polri, Basarnas, BPBD dan relawan.

6. Labfor Polri selidiki penyebab minimarket ambruk

Peristiwa ambruknya minimarket tersebut masih penyelidikan kepolisian. Labfor Polri turun tangan untuk menyelidik.

Editor : Donald Karouw

Bagikan Artikel: