get app
inews
Aa Text
Read Next : Sejarah Pasar Kembang Jogja: dari Rel Kereta, Pedagang Bunga, hingga Stigma Prostitusi Legendaris 

Waduh, Anak di Bawah Umur Dipekerjakan di Warung Jablay Tanah Laut

Kamis, 24 Februari 2022 - 14:36:00 WITA
Waduh, Anak di Bawah Umur Dipekerjakan di Warung Jablay Tanah Laut
Ilustrasi warung remang-remang. (Foto:iNews/Yudy Heryawan)

TANAH LAUT, iNews.id – Tim gabungan dari Pemda Kabupaten Tanah Laut, Kalimantan Selatan (Kalsel) melakukan razia di sepanjang jalan Trans Kalimantan pada Rabu (23/2/2022) malam. Dalam razia itu, ditemukan anak di bawah umur yang bekerja di warung jablay.

Warung jablay merupakan sebutan untuk warung remang-remang di Kalsel. Terdapat warung jablay yang digunakan untuk kegiatan prostitusi.

Razia gabungan diikuti petugas Satpol PP dan Damkar, anggota polres, anggota kodim 1009, pegawai Dinas Pariwisata dan Badan Narkotika Nasional Kabupaten Tanah Laut.

Para petugas menyisir hotel, tempat hiburan, warung jablay di sepanjang ruas jalan Trans Kalimantan yang melintasi Kabupaten Tanah Laut.  Rombongan pada awalnya mendatangi Hotel Linda Lestari, Hotel Deghan dan Hotel Sabumi di asam-asam, Kecamatan Jorong. Di tiga tempat ini tim gabungan tidak menemukan apa-apa.

Petugas gabungan kemudian menyisir warung jablay dan menemukan salah satu warung dijadikan tempat prostitusi. Petugas juga menemukan sebuah warung yang menjual alkohol 95 persen yang biasa dijadikan minuman oplosan.

Pemilik warung jablay mengaku alkohol tersebut dipergunakan sendiri. Bahkan ia mengaku mampu menghabiskan sampai 15 botol per hari.

Kepala Satpol PP dan Damkar Tanah Laut, Muhammad Kusri membenarkan pada razia gabungan itu mengamankan seorang wanita yang kedapatan sedang melayani tamu laki-laki di dalam kamar.

Petugas juga membawa dua anak di bawah umur yang berkerja menjaga warung jablay di kawasan kelurahan Sarang Halang, Kecamatan Pelaihari. Dua anak di bawah umur tersebut dibawa ke Markas Satpol PP dan Damkar Tanah Laut untuk dikembalikan kepada orang tuannya

Dia mengatakan razia ini dilakukan karena adanya informasi warga sekitar terkait aktivitas warung jablay yang membuka praktik prostitusi, menjual alkohol dan obat keras. 

Editor: Dita Angga Rusiana

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya

iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut