Usaha Getuk di Kalsel Ini Masih Eksis di Tengah Pandemi Covid-19
TANAH LAUT, iNews.id - Usaha getuk Syaekun di Desa Tirta Jaya, Kabupaten Tanah Laut, Kalimantan Selatan (Kalsel) mampu bertahan di tengah pandemi Covid-19. Syaekun masih bisa menjual 800 psc setiap harinya.
“Getuk ini telah dimulai tahun 2003 dan sampai ini masih bertahan, jadi perkiraan sudah 18 tahun. Alhamdulillah walaupun pandemi, pendapatan saya justru meningkat dibandingkan sebelum pandemi,” ucap Syaekun, dikutip dari portal resmi Pemprov Kalsel, Minggu (27/6/2021).
Syaekun juga mengungkapkan bahwa dalam satu hari dia bisa menggunakan bahan utama singkong sebanyak 70 kg. Singkong yang digunakan pun harus berumur 6-8 bulan.
“Untuk singkong sendiri kami menggunakan singkong jenis Kiranti yang sudah berumur 6-8 bulan, karena untuk singkongnya lebih halus,” tuturnya.
Biasanya pembuatan getuk dilakukan pada malam hari di mulai puku 23.00 wita sampai dengan produksi sekitar pukul 05.30 wita. Dalam satu hari, Syaekun memproduksi sebanyak 800 pcs dengan harga Rp1.500.
“Nantinya olahan getuk ini akan kami antar ke pedagang yang sudah menunggu di Pasar Pelaihari, lalu mereka menjajakan keliling menggunakan sepeda motor. Untuk sampai saat ini, kami memiliki lima pegawai dan itu pun anak-anak di rumah serta istri yang membantu,” ucapnya.
Editor: Nani Suherni