Umrah di Masa Pandemi Covid-19, Jemaah Harus Berusia 18 hingga 65 Tahun

Antara ยท Rabu, 07 Oktober 2020 - 14:15:00 WITA
Umrah di Masa Pandemi Covid-19, Jemaah Harus Berusia 18 hingga 65 Tahun
Jemaah haji melempar jumrah dengan menjaga jarak di Masjidil Haram, Arab Saudi. (Foto: AFP)

BANJARMASIN, iNews.id - Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) mendapat sejumlah informasi penting terkait pelaksanaan ibadah umrah ke Tanah Suci pada masa pandemi Covid-19. Salah satunya syarat bagi jemaah umrah yang harus berusia 18-65 tahun.

Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Kalsel Noor Fahmi mengatakan, informasi itu disampaikan Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah (Dirjen PHU) Kemenag RI Nizar Ali dalam kegiatan webinar yang diikuti jajaran Kemenag Kalsel, Selasa (6/10/2020). Diketahui, Pemerintah Kerajaan Arab Saudi akan membuka negara itu bagi jemaah luar negara Arab Saudi, pada 1 November 2020.

"Menurut Dirjen PHU, jika diizinkan, jemaah Indonesia bisa pergi umrah pada tahun ini. Salah satu syarat, umrah hanya diperuntukan bagi jemaah berusia mulai dari 18 tahun sampai dengan 65 tahun," kata Noor di Banjarmasin, Rabu (7/10/2020).

Noor kembali menegaskan, sebagaimana penjelasan Dirjen PHU Kemenag RI, jemaah yang akan berangka umrah ke Tanah Suci dak boleh berusia kurang dari 18 tahun dan tidak boleh lebih dari 65 tahun tersebut. "Kemenag di provinsi telah diminta untuk menyosialisasikan hal ini kepada masyarakat," ujarnya.

Kanwil Kemenag Kalsel juga mendapatkan banyak informasi lainnya terkait pelaksanaan ibadah umrah di masa pandemi Covid-19. Sejauh ini, belum ada kepastian lagi dari pemerintah Indonesia, kapan jemaah umrah bisa diberangkatkan.

Menurut Noor, dari penjelasan Kemenag RI, mekanisme yang akan diterapkan pemerintah Indonesia saat pemberangkatan jemaah umrah juga akan berbeda tergantung dari perkembangan pandemi Covid-19.

“Disebutkan pak Dirjen PHU, kalau vaksinnya ada, tentu akan berbeda mekanismenya," ujarnya.

Diketahui, sejak terjadi pandemi Covid-19 yang merebak hampir di seluruh dunia tak terkecuali Indonesia dan Arab Saudi, keberangkatan ibadah umrah hingga haji pada tahun ini distop.

Kalsel menjadi salah satu provinsi yang jumlah keberangkatan jemaah umrahnya tertinggi. Data Kemenag Kalsel, jumlahnya sekitar 2.000 orang per bulannya. Sementara itu, untuk kuota haji di Kalsel setiap tahun berjumlah 3.831 orang, daftar tunggu hingga tahun 2020 ini sekitar 100.000 orang.


Editor : Maria Christina