Tim Penyelam TNI AL Temukan Black Box Sriwijaya Air di Kedalaman 23 Meter

Fahreza Rizky ยท Selasa, 12 Januari 2021 - 21:07:00 WITA
Tim Penyelam TNI AL Temukan Black Box Sriwijaya Air di Kedalaman 23 Meter
Kotak hitam atau black box akan menjadi kunci untuk mengungkap penyebab jatuhnya pesawat. (Foto: DW/dpa).

JAKARTA, iNews.id – Tim penyelam TNI Angkatan Laut (AL) berhasil menemukan black box atau kotak hitam berisi data penerbangan pesawat Sriwijaya Air SJ-182, Selasa (12/1/2020) pukul 16.20 WIB. 

Benda penting untuk mengungkap penyebab kecelakaan pesawat itu ditemukan di kedalaman 23 meter di perairan sekitar Pulau Laki-Pulau Lancang, Kepulauan Seribu, DKI Jakarta. 

Personel TNI AL kemudian membawa black box Sriwijaya Air SJ-182 tersebut ke posko SAR di Jakarta International Container Terminal (JICT) 2 Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara. 

Diketahui, pesawat Sriwijaya Air nomor register PK-CLC SJ 182 rute Jakarta-Pontianak hilang kontak pada hari Sabtu (9/1/2021) pukul 14.40 WIB dan jatuh di perairan Kepulauan Seribu, di antara Pulau Lancang dan Pulau Laki. 

Pesawat jenis Boeing 737-500 itu hilang kontak di posisi 11 nautical mile di utara Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, setelah melewati ketinggian 11.000 kaki dan saat menambah ketinggian di 13.000 kaki.

Pesawat take off dari Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng, Tangerang, Provinsi Banten pada pukul 14.36 WIB. Jadwal tersebut mundur dari jadwal penerbangan sebelumnya 13.35 WIB. Penundaan keberangkatan karena faktor cuaca.

Berdasarkan data manifes, pesawat yang diproduksi pada 1994 tersebut membawa 62 orang terdiri atas 50 penumpang dan 12 orang kru. Dari jumlah tersebut, 40 orang dewasa, tujuh anak-anak, dan tiga bayi. Sementara itu, 12 kru terdiri atas enam kru aktif dan enam kru ekstra.

Editor : Kastolani Marzuki