get app
inews
Aa Text
Read Next : Waspada Potensi Banjir dan Longsor, BMKG Ingatkan Cuaca Ekstrem Sepekan ke Depan

Sejarah 11 November sebagai Hari Jomblo Sedunia, Bermula dari Mahasiswa di China

Senin, 14 November 2022 - 18:59:00 WITA
Sejarah 11 November sebagai Hari Jomblo Sedunia, Bermula dari Mahasiswa di China
Sejarah 11 November sebagai Hari Jomblo Sedunia (Foto: Pexels)

JAKARTA, iNews.id - Sejarah 11 November sebagai Hari Jomblo Sedunia sangat menarik untuk diulas. Tanggal 11 November setiap tahunnya diperingati sebagai Hari Jomblo Sedunia atau World Single’s Day.

Meski diperingati sebagai Hari Jomblo, namun bukan berarti pada hari ini orang yang masih lajang harus bersedih dan meratapi nasibnya.

Sebaliknya, peringatan Hari Jomblo ini dimaksudkan agar masyarakat yang masih lajang mau mengapresiasi dirinya sendiri sebagai orang lajang.

Lantas, bagaimana sejarah Hari Jomblo Sedunia yang diperingati setiap tanggal 11 November ini?

Sejarah 11 November sebagai Hari Jomblo Sedunia

Dikutip dari Investopedia, Hari Jomblo atau Single’s Day merupakan hari libur yang dirayakan di Tiongkok pada 11 November.

Perayaan Hari Jomblo ini bermula pada tahun 1993 saat empat mahasiswa Nanjing University memutuskan untuk merayakan Single’s Day pada tanggal 11 November.

Menurut mereka, tanggal 11 November atau 11/11 mewakili diri mereka, yakni empat orang yang lajang.

Single Day merupakan bahasa Inggris dari Guanggun Jie. Secara harfiah dapat diartikan sebagai single sticks day, sebuah permainan kata yang ada di China dengan tampilan 11/11.

Karena diprakarsai oleh laki-laki, maka Hari Jomblo ini juga disebut sebagai Bachelor’s Day.

Sejak itu, perayaan ini pun mulai menyebar ke seluruh universitas dan akhirnya ke universitas-universitas lain, dan menarik baik laki-laki maupun perempuan.

Selain itu, Single’s Day juga menjadi populer di negara lain. Sejumlah negara yang juga merayakan Hari Jomblo ini adalah negara di Asia Tenggara, serta beberapa negara Eropa, termasuk Jerman, Belgia, dan Inggris.

Namun, untuk versi Britania Raya Hari Jomblo ini diprakarsai oleh pakar penanggalan dan diperingati setiap 11 Maret.

Berkembang Menjadi Hari Belanja Online

Peringatan Hari Jomblo ini kemudian berkembang menjadi hari libur tidak resmi di China. Pada hari ini, seluruh orang lajang akan menikmati dan memaknai harinya dengan berbagai kegiatan, salah satunya adalah dengan belanja barang-barang untuk diri mereka sendiri. 

Hal ini juga menjadikan peringatan Hari Jomblo sebagai salah satu hari belanja paling populer di China.

Kemudian pada tahun 2000-an, perusahaan e-commerce China, Alibaba mentransformasi Single’s Day menjadi hari belanja online.

Alibaba akan memberikan potongan harga tinggi di platformnya selama 24 jam, mulai tengah malam pada tanggal 11 November.

Sejak saat itu, Hari Jomblo identik dengan kegiatan belanja, mirip dengan Black Friday. Kini, selain dikenal sebagai Hari Jomblo Sedunia, tanggal 11 November juga dikenal sebagai hari belanja online terbesar di dunia.

Itulah sejarah 11 November sebagai Hari Jomblo Sedunia.

Editor: Komaruddin Bagja

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya

iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut