Pusat Studi Kepolisian ULM Inisiasi Deklarasi Bersama Zero ODOL 2027 di Kalsel
BANJARMASIN, iNews.id – Pusat Studi Kepolisian Universitas Lambung Mangkurat (ULM) menginisiasi deklarasi bersama anti-kendaraan Over Dimension and Over Loading (ODOL) menuju target Zero ODOL tahun 2027 di Kalimantan Selatan (Kalsel). Deklarasi itu dituangkan melalui penandatanganan pakta integritas lintas sektor.
Komitmen bersama ini diharapkan mampu membangun sistem logistik yang sehat sekaligus mengakhiri persoalan truk besar yang kerap memicu kerusakan jalan dan kecelakaan maut di wilayah Kalsel.
Berdasarkan hasil kajian akademik mendalam, permasalahan truk yang tidak sesuai spesifikasi pabrik atau melebihi batas muatan ini tidak akan pernah selesai jika hanya mengandalkan penegakan hukum atau razia di jalanan.
"Deklarasi ini adalah wujud komitmen bersama menuju Zero ODOL dengan membangun kesadaran kolektif dari semua pihak terkait. Mengatasi ODOL butuh keinginan kuat dari hulu ke hilir untuk membangun ekosistem logistik yang sehat. Kami berharap ini menjadi trigger tanggung jawab moral bagi para pelaku usaha," ujar Kepala Pusat Studi Kepolisian ULM, Rahmida Erliyani, di Banjarmasin, Kamis (18/6/2026).
Deklarasi akbar ini menjadi bagian utama dari seminar nasional yang digelar untuk merumuskan formulasi kebijakan strategis serta inovasi teknologi akselerasi transportasi logistik di Kalsel.
Rektor ULM, Prof Ahmad Alim Bachri menegaskan, mimpi mewujudkan Zero ODOL di Kalsel hanya bisa tercapai lewat efisiensi menyeluruh pada infrastruktur dan sarana transportasi, serta kepatuhan total terhadap regulasi.
Jika aturan ini berjalan secara konsisten di lapangan, Kalsel akan memetik sejumlah keuntungan besar, di antaranya terciptanya iklim bisnis yang sehat, adil, dan jauh lebih kondusif. Selain itu, menekan seminimal mungkin angka kecelakaan lalu lintas yang melibatkan truk muatan, serta umur pakai armada kendaraan menjadi lebih panjang dan ketahanan aspal jalan raya jauh lebih awet, sehingga menghemat anggaran daerah.
Gerakan moral yang diinisiasi ULM ini mendapat dukungan penuh dari Markas Besar (Mabes) Polri. Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri, Irjen Pol Agus Suryonugroho, turut hadir secara daring guna mengawal jalannya komitmen tersebut.
Senada dengan Korlantas, Kapolda Kalsel, Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan, selaku pembicara utama memastikan jajaran Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Kalsel tidak akan segan menerapkan regulasi yang ketat di lapangan.
Editor: Kastolani Marzuki